MOJOKERTO, (majanews.com) – Komite Olahraga Nasianal Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto Jadi bahan omongan miring oleh para tokoh olah raga yang ada di Kabupaten Mojokerto Jawa Timur, pasalnya, dalam kegiatan yang digelar KONI dikemas Majapahit Heritage (Fun Run) yang akan berlangsung pada hari minggu 31 Mei 2026 telah menggalang anggaran di perusahaan perusahaan besar yang ada diwilayah Kabupaten Mojokerto.
“Anda lihat sendiri, Koni telah menyebarkan selembar surat untuk memohon dukungan di perusahaan perusahaan besar yang ada di kabupaten mojokerto untuk berlangsungnya acara 31 Mei bulan ini,” ujar inisial BD kepada majanews.com sembari menunjukan lampiran surat berlogo KONI, saat di pujasera jalan teratai Sooko Mojokerto, pada kamis (21/5/2026).
BD juga menguraikan, dalam kegiatan KONI juga membuka pendaftaran dalam kegiatan tersebut, yang beredar setiap pendaftar atau peserta di acara 31 Mei perorangan wajib membayar 150 ribu.
“Kekuwatiran kami ada dobel anggaran kegiatan, Koni ada anggaran dari Pemdakab berupah hibah, dan dari peserta pendaftar, ada juga menggalang anggaran dari perusahaan perusahaan itu sendiri, kan bahaya ini bisa bisa bocor anggaran,” tegas BD yang saat itu didamping oleh LSM, ia juga meminta nama asli disembunyikan.
BD juga merasa janggal adanya dugaan mencari keuntungan semata, karena dalam surat dukungan acara KONI 31 Mei mendatang memakai kop logo KONI, tetapi pengesahan tanda tangan penyelenggara panitia yang sekarang menjadi humas KONI.
“Sehubungan dengan hal tersebut kami memohon kesempatan kerjasama sponsorship PT. Sinar Sosro Gunung Slamat – pabrik Mojokerto dapat memberikan dukungan fasilitas pendampingan maupun dalam bentuk dukungan lain yang memungkinkan demi kelangsungan kegiatan ini,” pungkas BD saat membaca salah satu selembar surat KONI yang ditujukan kepada perusahaan.
Hal senada dikatakan SM, bahwa KONI mendapatkan anggaran hibah dari Pemdakab Mojokerto cukup besar, kalau ada seperti ini ya bahaya juga, bisa terjadi dobel anggaran kegiatan.
“Setahu saya KONI pengurus yang tahun tahun sebelunya tidak pernah meminta atau memohon bantuan seperti ini,” ujar SM dengan singkat.
Adanya hal itu, majanews.com mengkonfirmasi via telepon aplikasi WA kepada Humas KONI Kabupaten Mojokerto. Ia juga mengatakan bahwa dirinya sebagai panitia kegiatan pada 31 Mei mendatang.
“Saya kebetulan ketua panitianya Fun Run, Yang pertama, ini kegiatan bukan ada dalam rangkaian kegiatan Koni, yang ke dua, anak-anak magang yang ada di Koni itu tugas terakhir saya bilang dari UNESA bekerjasama dengan Koni bekerja tapi ini sifatnya swadaya dan swakelola,” jelas Briyan Humas KONI saat dikonfirmasi via telepon aplikasi WA oleh majanews.com, pada Jumat (22/5/2026).
Humas KONI juga memastikan, pastikan tidak ada seribu pun ABPD yang digunakan untuk dipakai kegiatan, mangkanya kita gali sponsor ship yang ada di pembinaan-pembinaan yang ada di Koni.
“Kayak perusahaan-perusahaan pabrik Bir Bintang itu terus Sampoerna dan lain sebagainya. Betul, saya sebagai panitia galang sponsor ship untuk kegiatan. Adapun kita tidak menggalang datang sendiri untuk kolaborasi dengan kita,” sambungnya.
Dalam kegiatan KONI pada tanggal 31 Mei mendatang ia juga menyebut ada biaya untuk peserta pendaftar.
“Jadi untuk pesertanya registrasinya Rp150 ribu. Nah, Rp150 ribu itu akan dikembalikan semuanya berupa jersey, medali, snack, refresh man, dan water station jadi perlengkapannya mereka sudah disiapkan,” ucapnya.
Terkait dipertanyakan soal pajak kegiatan dikarnakan ada kegiatan komersil, sang Humas mengaku sudah komunikasi dengan Bapenda Kabupaten Mojokerto.
“Bisa di cek di Bapenda, masih dihitungkan soal itu,” katanya.
Disinggung soal kop surat tetapi tanda tangan bukan ketua KONI yang selama ini beredar di perusuhaan perusahaan besar yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto, ia mengatakan sudah ijin Ketua.
“Pada waktu itu kita tidak mungkin kan masuk kegiatan minta tanda tangannya pak ketua. Jadi saya berinisiasi, itu bagaimana pak, itu aja mas pakai panitia kegiatan itu aja lah,” ujarnya. Ia juga menambahkan, Asal ada ijin dari pak ketua, proof izin dari pak ketua, dan atas sepengetahuan pak ketua maka tidak ada hal yang saya langgar.
Humas KONI Kabupaten Mojokerto itu juga menambahkan, dalam kegiatan tanggal 31 Mei 2026 mendatang yang mendaftar sekarang ini sudah ada 400 peserta.
Dalam catatan surat yang beredar, kegiatan KONI Hari/tanggal, Minggu 31 Maret 2026, Tempat Wisata Desa BMJ Majapahit Jl. Sudirman No. 2, Jlaget, Desa Randugenengan, Kec. Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Jenis Kegiatan Majapahit Heritage Fun Run. Ikuti lanjutan berita dan menarik lainnya hanya di majanews.com.(dak/tim)







