Proyek Irigasi Anggaran APBN di Desa Gedangan Kutorejo Senilai 195 Juta Diduga Bau Korupsi, Kades Dikonfirmasi Enggan Menjawab

Proyek Irigasi Anggaran APBN di Desa Gedangan Kutorejo Senilai 195 Juta Diduga Bau Korupsi, Kades Dikonfirmasi Enggan Menjawab
Streaming

MOJOKERTO, (majanews.com) – Bantuan Proyek irigasi dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWS) Jawa Timur tahun anggaran 2026 telah diterima Kelompok Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) yang ada di Desa Gedangan, Kecamatan Kutorejo, Kabupten Mojokerto. Namun, Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) senilai Rp 195 juta untuk petani ada dugaan bau korupsi di Desa itu.

Informasi yang diterima majanews.com, inisial PL warga Desa Gedangan menjelaskan, bahwa proyek Bantuan  pemerintah pusat P3-TGAI diperuntukan para petani Desa Gedangan Kecamatan Kutorejo senilai Rp.195 juta ada dugaan atur aturan disinyalir kuat dilakukan Kades setempat.

“Kelompok hippa berjumlah 6 anggota, tapi yang mengatur hanya ketua dengan Kepala Desa,” cetus PL yang nama tidak mau ditulis itu, pada Jumat (7/8/2026).

Sumber terpercaya tersebut juga menegaskan, proyek P3-TGAI yang menerima kan Kelompok HIPPA, dan yang mengelola adalah HIPPA itu sendiri, tetapi Kades ikut andil penuh dalam hal itu.

“Untuk yang mengelola bukan kelompok HIPPA sepenuhnya, Kades yang mengatur hal itu semua, dan yang dilibatkan hanya satu orang,” sambung buka sumber.

Rumor persoalan proyek P3-TGAI di Desanya Ia juga mendengar ada dugaan potongan 20% dari nilai proyek Rp.195 juta tersebut, tapi siapa yang bermain ia tidak tahu betul.

Adanya hal itu, majanews.com berusaha konfirmasi kepada Kades Gedangan via pesan aplikasi Whatsapp (WA) pada Senin 10 Agustus 2026 di nomer pribadi Kades, namun tidak ada balasan sama sekali. Hari ini jumat (14/8/2026) tim majanews.com mendatangi kantor Desa juga tidak ada di tempat, untuk imbangnya berita awak media mencoba konfirmasi via telepon aplikasi WA juga tidak di respon meskipun terlihat berdering, hingga berita ini di update. Ikuti lanjutan berita dan menarik lainnya hanya di majanews.com.(dak/tim)