MOJOKERTO, (majanews.com) – Subagiyo (47) warga asal Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, telah mengalami apes pada ternak sapinya. pasalnya, salah satu sapinya diduga diracun oleh tetangganya pada Kamis (26/3/2026) lalu, atas kejadian tersebut sang pemilik sapi telah melaporkan ke polsek setempat.
Saat dimintai keterangan oleh majanews.com dikediaman Subagiyo, peristiwa bermula saat dirinya pulang dari mushola usai melaksanakan sholat subuh. Ia kemudian menuju kandang ternak sapi yang berada di belakang rumah untuk memberi makan hewan ternak seperti pada hari-hari biasa.
Namun, ia melihat seorang tetangganya sedang menaburkan sesuatu ke dalam tumpukan rumput yang merupakan pakan ternak sapi.
“Saya melihat sapi saya loncat-loncat yang sebelah timur, saya melihat seseorang ternyata sedang meracuni dari gedek yang sebelah timur. Setelah itu, saya kejar dan tertangkap ternyata Jumadi,” jelas pemilik sapi tersebut, pada Sabtu (28/3/2026) sore.
Masih dikatakan, setelah mengetahui pakan ternak untuk tiga sapi sudah terkena racun, pakan tersebut dibuang. Khawatir sapi keracunan, akhirnya semua sapi dijual.
“Akhirnya semua sapi saya jual, karena semua rumput sudah diracun dan untuk pelaku sudah saya laporkan ke polisi biar masuk penjara biar kapok,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia tak menyangka Jumadi tega melakukan hal tersebut, padahal orangnya dikenal baik dan sudah seperti saudara sendiri.
“Sudah seperti saudara mas. Kalau ke sawah, orangnya selalu menyuruh saya dan kakak saya,” tuturnya.
Terpisah, majanews.com mendatangi rumah kediaman terduga pelaku yang disebut Sebagiyo, untuk mengonfirmasi kejadian tersebut. Namun setelah berkali-kali dipanggil, tidak ada jawaban.
Dihari yang sama, majanews.com mendatangi Polsek Gondang untuk mengkonfirmasi laporan Subagiyo, anggota Polsek Gondang diketahui bernama Tofan menuturkan bahwa Kanit yang menangani kasus tersebut sedang libur.
“Tadi saya telepon, orangnya istirahat. Jadi hari ini libur, Senin mulai ke sini lagi. Saya kebetulan tidak piket, jadi tidak tahu,” kata petugas tersebut. Ikuti berita lanjutan dan menarik lainnya hanya di majanews.com, (mif/tim).







