NGANJUK, (majanews.com) – Dugaan rasa kecewa yang sangat dalam baru-baru ini telah di lontarkan salah satu warga Desa Putren Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, rasa kecewa itu akibat merasa ada dugaan pemberian harapan palsu dari pekerjaan pembangunan aspal jalan di desa tempat tinggalnya.
Salah satu pemuda berinisial HR, yang mengaku warga asal Dusun Ngrandu Desa Putren Sukomoro saat berbincang bincang bersama majanews.com, pada (minggu (19/01/2024) mengatakan, ia sangat kecewa yang sangat dalam karena akses jalan milik Pemerintah Daerah (Pemda) Nganjuk yang ada di dusun ditinggali kondisinya rusak dan terjal.
“Sudah ada 5 tahun lebih tak ada penanganan pembangunan,” keluh HR sambil tersenyum tersipu malu menahan rasa kecewa yang dalam.
Masih kata HR, kemarin pada bulan Oktober 2024 kami merasa lega, karena jalan di Dusun kami Ngrandu sudah ada bahan material yang datang dilokasi dan sudah siap saji untuk pelaksanaan pembangunan.
“Beberapa pekerja sudah membersihkan jalan rusak termasuk menyapu, setelah itu kami sangat terkejut, material bahan untuk aspal termasuk batu kerikil tiba tiba di angkut lagi di kemasi dan di muat di truk,” ulasnya.
Lebih lanjut, sehingga saya bertanya ada apa bahan material yang sudah siap saji di ambil kembali, adanya hal tersebut kami kecewa ibarat ada pemberian harapan palsu (PHP).
Hasil investigasi majanews.com , terkabar adanya pembangunan jalan aspal di dusun Ngrandu menurut informasi salah tempat dan pembangunan aspal jalan di alihkan di Dusun Putren Desa Putren Kecamatan Sukomoro.
Namun, di Dusun Putren tampak terlihat adanya bangunan aspal jalan baru dan dilokasi terpampang papan nama pekerjaan dengan penguraian, kegiatan rekontruksi jalan masuk Dusun Putren Sukomoro, dengan nilai anggaran Rp.188.944.000 ( seratus delapan puluh delapan juta, sembilan ratus empat puluh empat ribu rupiah ) pelaksana kerja CV UNA SEJAHTERA.
Kendati demikian, sejauh mata memandang pekerjaan aspal jalan di Dusun Putren sebatas perawatan jalan, hal ini seperti terlihat jelas dilokasi, bahwa akses jalan Dusun Putren masih dalam kategori layak pakai dan kerusakan jalan dalam perbandingan lebih parah di akses jalan dusun ngrandu desa Putren, dan tepat pada bulan Oktober 2024 dusun putren mendapat bantuan pembangunan aspal baru.
Dihari yang sama, Joko Kepala Desa (Kades) Putren Kecamatan Sukomoro saat di konfirmasi majanews.com melalui sambungan saluler WhatsApp (WA) menjelaskan, bahwa pekerjaan pembangunan aspal jalan itu dari Pemda Kabupaten Nganjuk.
“Setahu saya pekerjaan itu tetap berlanjut dan di kerjakan di Desa Putren juga, cuma beda dusun, untuk informasi yang kami dengar pembangunan aspal jalan di dusun ngrandu Putren di kerjakan pada tahun 2025 ini,” tulis Kades.
Lebuh lanjut, jadi atau tidaknya kami juga tidak bisa memastikan, karena itu bukan wewenang kami,” ungkap lanjut tulis orang nomor satu di desa Putren Sukomoro.
Perlu di informasikan, hingga berita ditulis media majanews.com belum bisa mengkonfirmasi kepada Kepala Bidang (Bina Marga) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Nganjuk. agar supaya terjadi berita informasi yang imbang (Balance), dihari jam kerja akan melanjutkan konfirmasi apa yang dikeluhkan warga.(nyoto)








