NGANJUK (majanews.com) – Proyek pembangunan stand wisata urug dan pondasi dibawah pemangku Pemerintahan Desa Karangsemi Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk diduga gagal pemanfaatan sesuai dengan fungsinya, pasalnya pekerjaan berusia 2 tahun kondisinya sudah rusak.
Hasil investigasi media majanews.com, pada Selasa 29 Oktober 2024, tampak keberadaan bangunan stand wisata berlokasi di sentanan Desa Karangsemi Gondang, terlihat kondisi lantai stand wisata sudah rusak, lantai stand wisata mengalami kerusakan cukup berat hingga mencapai 70 persen, akibat kerusakan lantai mengakibatkan stand wisata terbengkalai.
Dalam catatan, pembangunan stand wisata pondasi dan urug dalam pengerjaan memakai Dana Desa tahun 2022, dengan menelan anggaran sebesar Rp.90.000.000,- (sembilan puluh juta rupiah).
Namun, untuk papan informasi pekerjaan stand wisata, urug dan pondasi telah diresmikan kepala Desa Karangsemi kecamatan gondang kabupaten nganjuk pada tahun 2022 yang lalu.
Eny Suyati Kepala Desa (Kades) Karangsemi Kecamatan Gondang Nganjuk berhasil di konfirmasi majanews.com melalui sambungan saluler telefon WhatsApp menjelaskan, bahwa dirinya tak menampik terkait pondasi stand wisata kondisinya sudah rusak.
Orang nomor satu di Pemerintahan Desa (Pemdes) Karangsemi tersebut memaparkan bahwa dirinya di waktu membangun pondasi tidak tahu bahwa lokasi stand wisata dulu bekas tempat sampah.
Masih dikatakan, sehingga sedikit demi sedikit tanah mengalami ambles, dan menimbulkan keretakan pondasi dan kerusakan lantai.
“Rencana kedepan stand wisata (sawung) akan kami pindah di sebelah Utara, selain itu untuk menarik para pengunjung dilokasi stand wisata akan kami kasih tempat bermain anak anak,” ucap Kades, kamis (31/10/2024).
Kades juga menambahkan, rencana akan terkelola dibawah kinerja Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Karangsemi, demikian ungkapnya dengan nada jelas.(nyoto)








