Senin, 1 April 2024.
MOJOKERTO (majanews.com) – Keberadaan kandang ternak ayam potong yang ada di wilayah Dusun Kumitir Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Beberapa minggu ini telah meresahkan warga sekitar, meskipun protes warga tidak di gubris oleh pengusaha ternak ayam, Pemerintah Desa (Pemdes) Kumitir terus menampung apa yang menjadi keluhan warga.
Jaini, Kepala Dusun (Kasun) Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, saat memberikan keterangan kepada majanews.com dan juga media lain, bahwa sepengetahuannya warga tidak meminta kopensasi, hanya bau yang harus dibenahi oleh pengusaha ayam potong tersebut.
“Kalau sepengetahuan saya ya belum ada yang namanya kompensasi karena warga sendiri keterangan warga tidak mintak kompensasi intinya warga itu tidak bau,” ucap Kasun saat ditemui di Kantor Desa Kumiter, Senin (1/4/2024) siang.
Lebih lanjut, apa yang diminta warga soal mengurangi bau yang sangat menyengat, hingga detik ini warga mengeluh tidak ada respon sedikitpun.
“Kalau kabar masih slenting – slenting tapi masih belum ada pelaksanaanya,” sambung kasun Kumitir tersebut.
Disinggung soal warga ada yang akan melakukan aksi unjuk rasa ke kandang ayam yang dirasa keluar bau busuk tersebut, Kasun berharap jangan ada aksi itu.
“Ya kalau menurut saya ya enak musyawarah antara pemilik kandang dan masyarakat, iya kurang lebih satu tahun tapi aktifnya masih beberapa bulan operasi pengisiannya,” kata harapnya.
Masih kata Kasun, kalau menurut pribadi kasun, semua yang menentukan warga. Dan yang paling penting terkondisikan tidak ada bergejolak.
“Ndak Sampek rame – rame lah kalau berembuk berembuklah Monggo,” ucapnya.
Kasun menambahkan, Kalau berita dari warga itu ndak separah yang panenan kemarelin, “Untuk akhir – akhir ini ada jeda waktu lah untuk baunya pada waktu sebelum pemilu ya bau sangat bau,” pungkas Kasun.
Ditempat yang sama, Lukman Sekretaris Desa (Sekdes) Kumitir, juga mengatakan, Intinya kalau Desa itu sudah melaksanakan kegiatan mediasi antara pihak kandang dan warga dua kali mediasi.
“Yang pertama itu kumpul semua bagi warga yang terdampak, kemudian Babinsa, Babinkantibmas yang difasilitasi oleh pak Kepala Desa, kemudian disitukan memberikan waktu untuk pembenahan kandang supaya tidak menimbulkan bau,” katanya.
Masih dikatakan, setelah pertemuan pertama pihak kandang melaksanakan upaya meninggikan tembok dan spandek. kemudian ada juga pemasangan paranet seperti itu.
“Nah, namun perkembangan yang untuk saat ini masih menimbulkan bau itu informasi dari masyarakat sedangkan saya berdomisili di Dusun Sedati sehingga tidak bisa merasakan secara langsung mungkin yang bisa merasakan langsung warga – warga Kumiter yang berdampak langsung,” ungkap Sekdes.
Disinggung apa ada kopensasi dari pihak pengusaha kepada warga yang terdampak, Sekdes tidak mengetahuinyam
“Kita tidak tau memang kita belum tau untuk informasi itu, itu juga masalah kompensasi saya juga kurang paham mungkin nanti bisa ditanyakan ke Kepala Dusun dan perangkat desa,” pungkas Sekdes tersebut.
Perlu diinformasikan, warga Dusun Kumitir Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Merasa resah adanya kandang ternak ayam yang tidak jauh dari pemukiman warga yang mengeluarkan bau yang cukup menyengat juga lalat berkeliaran di pemukiman. Dan majanews.com telah memberitakan keberatan warga, dengan judul:
“Keluar Bau Tidak Sedap, Ternak Ayam Potong di Desa Kumitir Jatirejo Kabupaten Mojokerto Resahkan Warga”. Terupdate pada hari Selasa (19/3/2024) lalu.
Dari pemberitaan tersebut telah viral di berbagai media sosial, di antara Facebook, vidio snack, instagram, juga tiktok, dan youtube dalam akun link majanews.com, ikuti berita menarik lainnya hanya di majanews.com.(mif/tim)
Berita Terkait








