DAK SDN Mojogebang Kemlagi, Rehab Tiga Kelas dan Lab Komputer Dilaksanakan

DAK SDN Mojogebang Kemlagi, Rehab Tiga Kelas dan Lab Komputer Dilaksanakan

MOJOKERTO (majanews.com) – Guna meningkatkan dan menunjang mutu pendidikan, Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Mojokerto memberikan bantuan Jasa  Kontruksi melalui Dana Alokasi Khusus 2024.

Salah satu lembaga pendidikan yang mendapatkan bantuan Jasa Kontruksi adalah SDN Mojogebang, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

Lembaga sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto tersebut mendapatkan bantuan anggaran sebesar Rp 644.514.000,00 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus tahun 2024. Dan dikerjakan oleh pelaksana CV. Tiga Saudara dengan No. kontrak: 027/4781/416-101.Prassar/VII/2024 dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender, dengan SPMK 08 Juli 2024.

Lilik Kepala Sekolah (Kasek) SDN Mojogebang, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto mengatakan, Syukur Alhamdulillah karena mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto berupa Belanja Jasa Kontuksi.

“Kami dari SDN Mojogebang sangat berterimakasih yang telah membantu rehab tiga ruang kelas, pengadaan ruang UKS (RKB), pengadaan Lab Komputer, dan chrom book,” ungkap Lilik, saat ditemui majanews.com, di ruang guru, Senin (30/9/2024).

SDN Mojogebang Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto mendapatkan bantuan anggaran DAK sebesar Rp 644.514.000,00 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus tahun 2024.

Dikatakan Kasek, terimakasih sekali, karena kalau tidak ada DAK pembangunan fisik tidak bisa lakukan. Kalau perawatan kami bisa, kalau disuruh membangun dari nol kami tidak bisa.

“Kalau perawatan mungkin kami bisa menganggarkan, kalau tidak ada bantuan yang besar dari Pemerintah kami tidak bisa, jadi terimakasih kepada Dinas Pendidikan,” lanjut Kepala Sekolah.

Lebih lanjut dikatakan, harapannya kami bisa memanfaatkan bantuan yang diberikan dari pemerintah dan komputernya bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Ketika kita mendapatkan kerusakan yang berat kita mendapatkan respon pembangunan agar keselamatan belajar anak – anak tidak terganggu.

“Mudah-mudahan bantuan ini, bisa menunjang proses belajar mengajar sehingga nantinya anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman,” pungkas Lilik.(dak/adv)