Kamis, 4 Juli 2024.
NGANJUK (majanews.com) – Proyek pekerjaan rabat beton jalan makam di Desa Sekaran, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. layak dipertanyakan, pasalnya pekerjaan proyek tanpa dilengkapi pemasangan prasasti.
Hasil pantauan media majanews.com, dilokasi jalan makam rabat beton Desa Sekaran, kamis (4/7/2024) tampak terlihat adanya pekerjaan jalan rabat cor beton di beberapa titik kondisi jalan sudah mengelupas. Bukan hanya itu, bebatuan kerikil tampak bermunculan di permukaan jalan.
Sejauh mata memandang, pekerjaan jalan rabat beton tanpa ada kelengkapan pemasangan prasasti, dilokasi tampak terlihat bangunan tempat prasasti namun tanpa ada pemasangan prasasti proyek.
Salah satu warga Desa Sekaran yang mempunyai lahan sawah tak jauh dari akses jalan rabat beton yang namanya enggan disebutkan saat ditemui majanews.com dilokasi jalan rabat beton menjelaskan, bahwa pembangunan jalan di kerjakan juga belum lama, kalau gak salah tahun 2022 akhir lalu.
“Jalan ini kalau malam Jumat ramai kendaraan sampai berjajar jajar dengan maksut ziaroh kubur mendoakan keluarganya yang sudah almarhum,” ucapnya.
Terpisah, Sujarwo Kepala Desa (Kades) Sekaran Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk didampingi beberapa perangkat desa, berhasil dikonfirmasi kuli tinta majanews.com secara tatap muka (4/07/2024) di kantor desa Loceret menjelaskan, bahwa pekerjaan jalan rabat jalan makam dikerjakan sudah 2 tahun yang lalu.
“Itu usulan dari warga agar jalan menuju makam mudah untuk dilalui, masalah kerusakan ya wajar karena sudah dimakan usia,” jelasnya sembari nada lirih (pelan).
Saat disinggung penggunaan anggaran dalam pembangunan, Sujarwo menjelaskan, bahwa pembangunan jalan rabat memakai anggaran campuran.
“Suatu misal anggaran pendapatan asli desa (PAD), untuk masalah prasasty gak perlu kita pasang, karena kita tidak memakai anggaran yang ber sumber dari Dana Desa (DD) ya gak perlu ada pemasangan lagi pula anggaran sudah dilaksanakan dengan pembangunan,” pungkas Kades.(nyoto)








