Kamis, 9 November 2023.
MOJOKERTO (majanews.com) – Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Mojokerto, Jawa Timur. Melewati Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) kabupaten Mojokerto, terus berupaya melakukan pembangunan jalan guna menunjang akses jalan bagi petani dan peningkatan ekonomi sosial masyarakat.
Kali ini, DPUPR telah melaksanakan amanahnya di wilayah Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Dinas dibidang teknis ini telah melebarkan jalan tembus antara Desa Bicak menuju Desa Tawangsari, kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto
Selain itu, pembangunan jalan tersebut, juga bagian dari komitmen Pemdakab Mojokerto dalam peningkatan pembangunan infrastruktur guna memperlancar akses ekonomi dan pertanian masyarakat kabupaten Mojokerto.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto, Ir. Rinaldi Rizal Sabirin, melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Henri Surya, menjelaskan, DPUPR dalam pembangunan dan pelebaran jalan tembus penghubung dua dusun yakni dusun Bicak, desa Bicak dan dusun Swideng, desa Tawangsari tersebut dianggarkan sebesar Rp 2 Miliar dari APBD 2023.
”Pelebaran jalan ini untuk memperlancar hubungan ekonomi sosial masyarakat, serta untuk menunjang akses petani” kata Henri panggilan akrabnya saat ditemui awak media di kantornya. Pada kamis (9/11/2023) siang.
Masih dikatakan, Jalan sepanjang 740 m tersebut, awalnya adalah jalan makadam dan lebarnya 2 m, dan saat ini jalan itu telah betonisasi dengan lebar 5,50 m.
”Kita berupaya tingkatkan pembangunan infrastruktur guna menunjang peningkatan perekonomian masyarakat,” sambungnya.
Dalam catatan, lanjut kata pejabat DPUPR, Pekerjaan pelebaran jalan menuju standar ruas Swideng-Bicak yang telah rampung tersebut, dikerjakan oleh CV.WIRATAMA dengan waktu pekerjaan 150 hari kalender yang dimulai bulan Mei hingga Oktober 2023 lalu.
Sebelumnya, Hudi warga sekitar yang memiliki lahan di pinggir jalan yang baru dibangun tersebut mengatakan kepada awak mefia, bahwa pelebaran jalan tembus Bicak-Tawangsari sudah bisa di manfaatkan warga setempat untuk berjualan kopi saat sore hari.
“Kami bersyukur akhiran jalan ini bisa dicor, dengan dibangun jalan ini, para petani sangat terbantu dan selain itu juga jalan ini kalau sore ramai oleh anak muda untuk ngopi,” cetus Hudi.
Hudi menambahkan, ia juga merasa senang karena jalan yang luas ini dimanfaatkan warga untuk jualan kopi dan pentol kalau sore hari.(dak/adv)








