Pasar Sukorejo Berjuang Mencapai Target Pendapatan saat Pasar Tradisional Menghadapi Tantangan

Pasar Sukorejo Berjuang Mencapai Target Pendapatan saat Pasar Tradisional Menghadapi Tantangan

Selasa, 18 Juli 2023.

PASURUAN (majanews.com) – Pasar Sukorejo yang terletak di Kabupaten Pasuruan, mengalami kesulitan mencapai target pendapatan tahun 2023. Target tersebut sebesar Rp 406 juta. Hingga bulan Juli 2023, pasar baru mencapai 44% dari targetnya.

Sumber pendapatan utama pasar berasal dari retribusi harian pedagang. Namun, pasar ini mengalami penurunan aktivitas, terutama setelah dampak pandemi COVID-19 dan bulan bulan setelah hari besar seperti hari raya agama dan perayaan Maulid Nabi Muhammad.

Bapak Yahya, kepala Pasar Sukorejo, mengungkapkan bahwa sejauh ini belum ada inovasi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pasuruan dalam mengatasi penurunan produktivitas perdagangan di pasar tradisional. Ia mengidentifikasi beberapa faktor yang menyebabkan penurunan pasar, termasuk persaingan dari pedagang online, pedagang keliling, dan pasar modern.

“Kami tidak bisa berbuat banyak dalam situasi ini. Jika para pedagang dapat menjual produk mereka dengan harga yang bersaing dibandingkan dengan penjual online dan keliling, mungkin pasar akan lebih ramai. Namun, dilema terletak pada apakah mereka dapat memperoleh keuntungan saat bersaing dalam hal harga,” ujar Bapak Yahya.

Selain itu, enam kios di bagian depan pasar dan beberapa kios di dalam pasar terpaksa sering tutup karena penurunan aktivitas bisnis. Meskipun kios-kios tersebut masih memiliki pemilik, mereka hanya buka pada hari Minggu dan Kamis, dengan harapan dapat menarik lebih banyak pengunjung pasar di hari tersebut.

“Jika kios-kios tetap tutup, kami harus mengatasi masalah tersebut dengan mengingatkan pedagang agar aktif berdagang karena hal ini tentu mempengaruhi pendapatan pasar,” tambah Bapak Yahya.

Untuk meningkatkan infrastruktur fisik pasar dan meningkatkan keamanan, sedang diusulkan pemasangan pintu di sisi selatan pasar. Langkah ini bertujuan untuk menjaga keamanan pasar saat jam tutup operasional pasar, agar tidak ada akses yang tidak diizinkan atau potensi kehilangan.

Meskipun menghadapi tantangan, otoritas setempat sedang mencari solusi untuk menghidupkan kembali pasar dan meningkatkan pendapatannya. Mereka sedang menjajaki opsi untuk meningkatkan daya saing pedagang sambil menjaga lingkungan bisnis yang berkelanjutan.(ali/tim)