Korban Laka Air di Sidoarjo, Tim SAR Bersama Relawan MANDIRI Temukan Korban Sudah Tidak Bernyawa

Korban Laka Air di Sidoarjo, Tim SAR Bersama Relawan MANDIRI Temukan Korban Sudah Tidak Bernyawa

Minggu, 28 April 2024.

SIDOARJO (majanews.com) – Rescue Mandiri Indonesia (RESMI) Jawa timur menerjunkan personel pencarian saudara Iqbal Firmanto (24), dan ditemukan keberadaannya di sungai Desa Tarik, kecamatan Tarik, kabupaten Sidoarjo, pada Minggu (28/4/2024) sekitar pukul 13.00 WIB, setelah tim SAR gabungan melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian tenggelamnya korban.

Ketua RESMI DPD Sidoarjo saudari Jumakiyah menjelaskan ke pada media majanews.com

“Alhamdulillah, korban sudah di temukan, di bawah jembatan kedalaman kurang lebih 3 meter dengan arus yang tidak begitu deras,” katanya.

Masih dikatakan, Kini korban telah dievakuasi ke ruang jenazah Rumah Sakit Anwar Medika Sidoarjo.

“Terima info dari warga, bahwa telah ditemukan sebuah sepeda motor jatuh di sungai. Diketahui, pemotor tersebut dari arah selatan menuju ke utara melalui jembatan sungai yang kecil. Sampai di tengah, pemotor terpeleset dan jatuh ke sungai bersama motornya dengan waktu kejadian tadi malam pukul 23.30 WIB,” paparnya.

Muhamad Hariyadi Kepala Kantor SAR Surabaya mengatakan juga menambahkan, tim SAR gabungan menemukan Iqbal Firmanto sudah dalam kondisi meninggal dunia di bawah jembatan kanal dalam.

“Lokasi ini berjarak sekitar 2 meter dari lokasi kejadian tenggelamnya korban,” terangnya.

Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan, selanjutnya tim SAR gabungan membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Anwar Medika Krian guna dilakukan visum luar oleh petugas berwenang sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebelumnya dalam upaya pencarian korban, lanjut Hariyadi, sebanyak 3 SRU air telah dikerahkan untuk melakukan pencarian.

SRU air pertama melakukan upaya penyelaman di sekitar lokasi kejadian, SRU air kedua dan ketiga melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet.

Secara bergantian, mereka melakukan manuver perahu karet di sekitar lokasi kejadian dan melakukan pembersihan tanaman enceng gondok.

Dalam kesempatan yang sama, Bambang Siswoyo, Ketua RESMI DPW Jatim menjelaskan ke awak media majanews.com, yang ikut terjun laka air 3 personil dari resmi DPW Jatim, serta pengurus transportasi Mario.

“Juga penasihat wahyu da  anggota hatifa, kalau dari resmi DPD sidoarjo 4 personil ketua jumakiyah dewan pembinah hariyono putro  korlap waras sudi logistik hanum,” ucapnya.

Lebih lanjut, pada saat yang  bersamaan, Tim SAR gabungan juga melakukan pemantauan di beberapa titik di tepi sungai.

“Mereka juga menyebarkan informasi kejadian yang dialami korban ke warga yang beraktivitas di sekitar sungai,” ungkapnya.

Ikut serta, sejumlah pihak  bekerjasama dalam proses pencarian hingga evakuasi korban ini, diantaranya tim Kantor SAR Surabaya, BPBD kab Sidoarjo, Polsek Tarik, Koramil Tarik, TAGANA,RESMI JAWA TIMUR, warga sekitar dan potensi SAR lainnya.

Dalam catatan kronologi laka air tersebut, kejadian yang dialami korban tenggelam ini berawal saat korban mengendarai sepeda motornya menyeberangi sungai dari arah selatan menuju ke utara melalui jembatan kecil, pada Sabtu (27/4/2024) malam.

Diduga korban hilang keseimbangan mengendarai motor saat berada di tengah jembatan, Korban kemudian terpeleset dan terjatuh ke sungai.(man/tim

Reporter: Hadiman.