Keluar Bau Tidak Sedap, Ternak Ayam Potong di Desa Kumitir Jatirejo Kabupaten Mojokerto Resahkan Warga

Keluar Bau Tidak Sedap, Ternak Ayam Potong di Desa Kumitir Jatirejo Kabupaten Mojokerto Resahkan Warga

Selasa, 19 Maret 2024.

Streaming.

MOJOKERTO (majanews.com) – Ternak ayam potong yang berada di Dusun Kumitir Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. membuat resah warga sekitar, pasalnya, keresahan muncul bila kandang ayam saat mengeluarkan bau tidak sedab juga banyaknya lalat.

Sudarsono, warga Dusun Kumitir Desa Kumiter, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Mengatakan kepada majanews.com tentang keresahan warga adanya kandang ayam potong yang tidak jauh dari pemukiman warga.

“Ketbiyen niku Podo ngeluh tapi pihak RT nggeh pamong lah niku sanjange sampon dimusyawarahaken kaleh lurah mpon ndugi mriko engken solusine kajenge dibenahi,” jelasnya dengan bahasa jawa yang mempunyai arti, sejak dulu semua masyarakat mengeluh, RT dan perangkat sudah musyawarah sama Kades dari pemilik kandang ayam dan sanggup membenahi, saat di dusun Kumitir, Selasa (19/3/2024).

Masih dikatakan, ternyata semakin lama tidak ada respon dari kelurahan langsung, yang keduanya RT membawa lempiran semua suruh tanda tangan, semua sudah siap untuk melakukan protes alias demo ke kandang ayam potong.

“Harinya hari apa hari kamis, ternyata ditunda hari Senin kalau nggak Selasa. masyarakat mau demo terusan ditunda teros, Niki duko leres duko mboten nggeh terose tiap RT sampon kantok kompensasi ada yang setuju ada yang gak yang nggak setuju katanya dikembalikan, itu katanya,” sambungnya.

Disinggung lokasi kandang ayam potong yang diternak tersebut apa jauh dari pemukiman warga, ia menegaskan tidak jauh dari dusun kumitir.

“Deket, Iya istilahnya nggak kegangan lah kebon, tapi mepet kumitir kandange. wilayah Bendo, kalau masalah bau yang Bendo itu kemungkinan endak kalau yang bau itu kumiter nemen,” tegasnya.

Lebih lanjut, jadi keputusanya hingga sekarang dari perangkat tidak tahu, dan ia juga sempat emosi.

“Niate digawe model ngunu nek gak onok seng wani dadi jubire aku sng dadi jubire, seng penting kebenaran, aku nggak melarang wong usaha iku nggak, seng penting jangan merugikan masyarakat mek ngoten tok, seng nggadah usaha niku mboten semerep terose mboten tiang mriki,” kata Sudarsono.

Warga juga berharap, supaya pihak pengusaha segera menghilangkan baunya dan lalat dari kandang ayam.

Nggeh seng di ingino masyarakat nggeh sakjane mboten nopo – nopo istilahe mboten  njalok kompensasi niku mboten  seng penting niku menghilangkan rasa baunya dan lalat, soale Kulo Kulo Dewe kan mboten mengeng wong usaha tapi bau lalat harus dijaga jangan Sampek nabrak teng warga ngoten lo,” pungkas harapnya.

Sebelumnya, majanews.com juga memintak keterangan warga Dusun Bendo, Desa Kumiter, yang ada di timur kandang, bau tidak sedap juga sering muncul dari kandang ayam potong.

“kalau angin ke arah sini ya bau itu pakan pokpannya, dan sudah pasrah ke RT nya,” cetus warga dusun Bendo Desa Kumitir, jumat (8/3/2024) lalu.

Perlu di informasikan, sebelumnya majanews.com juga sempat menemui pihak pengusaha ayam potong ternak tersebut, ia mengaku bernama Alul yang berdomisili di Perum Raya Ijen Kota Mojokerto. tetapi dirinya meminta waktu untuk menjawab apa yang di pertanyakan majanews.com. hingga sekarang tidak ada klarifikasi dari pengusaha ayam potong tersebut. Ikuti lanjutan berita menarik lainya hanya di majanews.com.(mif/tim)