Awal Tahun MAN 1 Pasuruan Sabet Medali Silver di Thailand

Rabu, 18 Januari 2023.

PASURUAN (majanews.com) – Madrasah Alyah Negeri (MAN) 1 Pasuruan ikuti lomba robotik International Robot Olympiad 24th, yang digelar di Phuket – Thailand. Selama 2 hari, tertanggal 12 – 16 Januari 2023.

International Robot Olympiad 24th di ikuti oleh 400 peserta dari 15 negara Indonesia, Malaysia, Thailand, Bangladesh, Filipina, Vietnam, New Zealand, Australia, India, Yunani, Rusia, China, Korea Selatan dan Inggris.

Dalam event robotik tertua di dunia ini yakni 24th ada 3 kategori perlombaan, yaitu, Robot In Movie, Creativity, dan Physical Computing.

Bagi MAN 1 Pasuruan lomba ini tergolong berat, pasalnya dalam ajang ini ada 3 katagori yang harus di lewati dan hanya diikuti oleh 1 peserta, sedangkan negara lain 1 tim berisi 2 peserta.

Almer Abiyyu Ahmad sang juara 2.lomba robotik International Robot Olympiad 24th, yang digelar di Phuket – Thailand.

“Alhamdulillah, kami membawa harum Madrasah dan Bangsa Indonesia dengan torehan Medali Silver (Juara 2) Kategori Physical Computing pada Event International Robot Olympiad (IRO 2022) di Phuket Thailan,” cetus Nasrudin Kepala Sekolah (Kepsek) MAN 1 Pasuruan. Rabu (18/1/2023).

Lebih lanjut, Kepala MAN 1 Pasuruan menegaskan, meskipun murid dari kalangan Madrasah masih bisa bersaing dalam ilmu teknologi.

“Saya telah berjanji akan memberikan yang terbaik bagi madrasah, walaupun kita madrasah jangan sampai kalah dari sekolah umum, malah kita memiliki kelebihan di bidang akhlak,” imbuhnya.

Masih kata Kepsek, dirinya memberikan catatan khusus sebagai dasar evaluasi mengahadapi lomba-lomba internasional mendatang seperti yang akan di selenggarakan di Yunani pada tahun 2024 mendatang.

Kepsek bersma Siswa-siswi Madrasah Alyah Negeri (MAN) 1 Pasuruan.

Nasrudin menyatakan bahwa teamnya mengalami kesulitan bahasa, “Kesulitan utama di penguasaan bahasa, oleh karena itu kita akan siapkan training bahasa secara khusus untuk anak didik yang akan mengikuti lomba internasional,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, ananda Almer Abiyyu Ahmad sang juara 2 ini menyatakan bahwa ada kekurangan saat presentasi di hadapan juri.

“Saya merasa kurang maksimal dalam presentasi di hadapan juri,” terangnya kepada majanews.com.

“Hal itu yang nampaknya membuat saya belum bisa meraih angka sempurna (Juara 1),” tutup siswa kelas X-2 ini.(ali/tim)