Jembatan di Desa Nglawak Prambon Nganjuk Ambles, Realisasi Pemda Nganjuk Dipertanyakan

Jembatan di Desa Nglawak Prambon Nganjuk Ambles, Realisasi Pemda Nganjuk Dipertanyakan

NGANJUK, (majanews.com) – Jembatan penghubung antara Desa Nglawak dan Desa Baleturi Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Daerah setempat telah dilaporkan dalam kondisi ambles. Kondisi ini membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua sering terjatuh akibat amblesnya jembatan.

Berdasarkan hasil pantauan majanews.com di lokasi pada Kamis, 11 September 2025, jembatan dengan panjang 6 meter dan lebar 2 meter terlihat ambles dengan bekas terlihat diurug menggunakan batu bata merah. Selain itu, kerusakan juga terlihat pada pendamping jembatan. sudah tampak mulai retak.

Menurut informasi dari masyarakat setempat, amblesnya jembatan sering menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan khususnya roda dua.

Suratman, seorang warga Desa Nglawak mengatakan, bahwa jembatan tersebut sangat penting sebagai akses jalan penghubung antar desa yang mudah dan cepat dilalui.

“Amblesnya jembatan disebabkan oleh gorong-gorong yang sudah tidak kuat menahan beban berat dan memang sudah waktunya ada pembenahan,” ujarnya. Kamis (11/9/2025).

Terpisah, Ir. Untoro, Kepala Desa Nglawak membenarkan. bahwa kondisi jembatan memang sudah waktunya ada pembenahan. Pada tahun 2023 kemarin Pemerintah Desa telah mengusulkan perbaikan jembatan melalui Rencana Kerja Pemerintah (RKP) melalui Musrenbang Kecamatan.

“Melalui usulan RKP Desa, telah mendapat respon dan disurvei oleh Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk pada tahun 2024. Berdasarkan informasi yang kami terima pada saat itu, usulan RKP tersebut telah diterima dan di-ACC, dengan rencana pembangunan jembatan di tahun 2025. Namun, hingga saat ini, belum menerima kabar pasti dan resmi tentang realisasi pembangunan tersebut,” ujar Kepala Desa.

Kendati demikian, Ir.Untoro selaku Kepala Desa Nglawak juga berharap bahwa realisasi pembangunan jembatan benar-benar terjadi di tahun 2025 ini, karena demi kebutuhan masyarakat umum.

“Dengan perbaikan jembatan ini, diharapkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan dapat terjamin,” pungkasnya.(nyoto)