Ternyata Hal ini, Yang Selama ini Tidak Dimiliki Pemdes Patihan Loceret Nganjuk

Ternyata Hal ini, Yang Selama ini Tidak Dimiliki Pemdes Patihan Loceret Nganjuk

NGANJUK, (majanews.com) – Diketahui dari sepanjang sejarah hingga sampai saat ini memasuki tahun 2025, Pemerintahan Desa Patihan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk yang memangku di dua Dusun, yakni Dusun Patihan dan Karanglo. ternyata tidak memiliki tempat pemakaman umum (TPU), bila ada warga yang meninggal, warga menggunakan TPU milik Pemerintahan Desa Embat Embat Kecamatan Pace.

Budi Lestari, Kepala Desa Patian Pergantian Antar Waktu yang saat ini sudah menjabat selama 2 tahunan saat di temui majanews.com, pada kamis l21/08/2025) di ruangan kerja mengatakan, dirinya membenarkan bahwa sampai saat ini Pemerintahan Desa (Pemdes) Patihan tidak memiliki tempat pemakaman umum.

“Pada masa jabatan kepala desa tahun sebelumnya, dan saya masih menjabat sebagai Kepala Dusun, saya juga sudah pernah untuk mengusulkan tempat pemakaman umum untuk warga Desa Patihan. dan saat ini posisi saya sebagai kepala desa, maka untuk kedepan saya juga sudah mempunyai pleaning agar Pemerintah Desa Patihan bisa memiliki TPU sendiri dan ini juga bagian dari PR Pemerintahan Desa Patihan,” ujar Kades.

Namun, saat disinggung majanews.com apakah kira-kira ada kendala bila Pemdes Patihan ingin memiliki makam umum sendiri, Budi Lestari menjawab sebenarnya tidak ada kendala atau masalah.

“Cuma apabila masyarakatnya di ajak musyawarah mungkin juga punya pemikiran, bahwa TPU di Desa Embat Embat itu sangat terbuka untuk masyarakat Desa Patihan, dan tidak mempermasalahkan hal hal yang lain lain,” kata Kades Patihan tersebut.

Lagi lagi saat di tanya majanews.com, apakah warga desa Patihan ada pembayaran atau pembelian untuk ganti rugi lahan pemakaman di Desa Embat Embat., Kades Patihan Budi Lestari kembali menegaskan, sama sekali tidak ada pembayaran untuk istilah ganti rugi lahan makam.

“Artinya Desa Embat Embat itu sangat membebaskan membuka ruang yang sangat terbuka untuk warga kami, dan tidak ada kata memper sulit untuk masalah lahan makam,” ucapnya.

Lebih lanjut, tentunya saya sendiri juga sudah intropeksi diri agar Desa Patian memiliki tempat pemakaman umum sendiri, tapi selama ini warga kami juga tidak ada yang komplain ingin memiliki TPU sendiri.

“Justru malah saya sendiri yang ingin mengupayakan agar Desa Patian memiliki TPU sendiri,” pungkas Kades Patihan.(nyoto)