
NGANJUK (majanews.com) – Lagi dan lagi, jalan umum di wilayah Dusun Cengkok, Desa Kedungmlaten, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Tepatnya alternatif penghubung Kecamatan lengkong dan Kecamatan Patianrowo, di keluhkan masyarakat sekitar.
Keluhan datang dari salah satu pengguna jalan Hendro (41) warga Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, cerita kepada majanews.com dirinya mengaku sangat perihatin sekali melihat akses jalan satu satunya penghubung antar Desa dan Kecamatan itu sangat lah tak layak untuk di lewati.
Satu tahun yang lalu akses jalan tersebut masih bisa di lalui oleh roda empat (mobil) namun pada hari ini sabtu 28/08/2021 kondisi jalan sangat parah, tampak tonjolan tanah di tengah jalan hampir ketinggian satu meter, tanah jalan pun terlihat mencolok kemiringannya.
“Menurut saya jalan Dusun cengkok ini selalu ramai untuk di lewati para pengguna jalan, karena ini adalah jalan satu satunya pilihan pengguna jalan untuk mempercepat terhubung antar Desa dan Kecamatan,” jelas Hendro yang juga asli warga sekitar.
Masih Hendro, adanya jalan yang terlihat rusak parah menurutnya ada kejanggalan. disisi lain ia melihat pada hari ini jalan yang masih layak untuk dilewati. Yaitu, di Dusun Ganggangmslang, Desa Sumengko, Kecamatan Sukomoro, sudah satu Minggu ini ada pembenahan insfrastruktur jalan.
Lebih lanjut, Tapi untuk jalan di Dusun Cengok, Desa Kedungmlaten yang rusaknya hampir 75 persen kok malah terabaikan. bahkan ini terasa ibarat dianak tirikan.
“Apa karena posisinya yang jauh dari perkotaan dan ada di perbatasan. ya kalau sekarang masih kemarau mungkin gak begitu terasa akan dampak kerusakan itu, cobak kalau musim penghujan tiba, jalan itu pasti sulit dilalui dan pastinya bisa membahayakan pengguna jalan umum,” Tegas lelaki usia 41 tersebut.(m.to)






