Meningkatkan Sumber Daya Pendidikan, 8 Paket Proyek Dindik Kabupaten Mojokerto Sudah Tayang

Adi Mahendarto, Kabid Sarpras Dinas Pindidikan Pemerintahan Kabupaten Mojokerto. Saat memberikan penjelasan 8 paket proyek Dindik, di ruang kerjanya. Jumat (12/8/2022).

MOJOKERTO (majanews.com) – Pembangunan gedung sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Kini sudah tayang dalam lelang secara online di web resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemerintahan Kabupaten Mojokerto. Dalam lelang secara feed ada 8 paket pekerjaan yang tersebar di beberapa sekolahan dari tingkat TK Negeri hingga SMP Negeri.

Adi Mahendarto, Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pindidikan Pemerintahan Kabupaten Mojokerto. Menuturkan kepada majanews.com, dari 8 paket yang tayang dalam lelang di antaranya pembangunan Taman Kanak-Kanak Negeri (TKN) dan SMPN.

“Dari 2 TKN, satu ada di wilayah kecamatan Dawarblandong dan kecamatan mojosari,” jelas Kabid tersebut saat di temui majanews.com di ruang kerjanya, Jumat (12/8/2022).

Lanjut kata Adi, untuk pembangunan rehab ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) ada 2 ruang kelas yang siap di rehap.

“Satu di Kecamatan Pacet, dan yang satu lagi di kecamatan kemlagi, jadi yang diharapakan oleh kepala dinas kita supaya dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan pendidikan yang lebih baik,” sambungnya.

Untuk pembangunan gedung sekolah tidak lain adalah, masih kata Adi, demi meningkatkan kapasitas gedung sekolah yang lebih apik di daerah kabupaten mojokerto.

“Untuk pembangunan kelas baru SMP Negeri ada 4, Kecamatan Kemlagi, mojoanyar, dlanggu dan kutorejo,” papar pejabat ahli teknis tersebut.

Lebih lanjut, dalam 8 paket di tahun anggaran APBD Kabupaten Mojokerto tahun 2022 keselurahan telah menyerab anggaran senilai kurang lebih Rp.4,8 Milyar.

“Jadi kalau kita perinci, anggran TKN yang di dawarblandong dan mojosari 900 jutaan, untuk 2 rehap kelas SDN kecamatan pacet dan kemlagi 800 jutaan. Untuk pembangunan kelas SMPN di 4 kecamatan yang saya sebutkan tadi masing-masing tiga sekolahan sekitar 300 juta, dan SMPN yang di kecamatan kemlagi sekitar kurang lebih 1,1 milyar,” jelasnya.

Baca Juga :  Sambut Hari Jadi Pemkot ke-104, Wali Kota Mojokerto Resmikan Balongrawe Baru Sebagai Kampung Zakat

Kabid Sarpras Dindik Kabupaten Mojokerto tersebut juga menambahkan, dalam upaya meningkatkan kuwalitas SDM sangat penting, Dinas Pendidikan adalah memegang peranan tersebut.

“Untuk itu kita sadar pentingnya pendidikan, agar pengelolaan sumber daya alam yang menjadi unggulan bisa berjalan baik dan efektif, jadi pembangunan sekolah ataupun rehab wajib selalu kita perhatikan,” pungkas Adi Mahendarto Kepala bidang Sarpras Dindik Kabupaten Mojokerto.(dak/adv)