5 Tahun LPJU di Jalan Desa Kelutan – Papar Kediri Tak Berfungsi, Warga :  Setelah di Pasang Accu LPJU di Ambil Oknum Tak Bertanggung Jawab

Bertahun tahun Akses Jalan Desa Kelutan – Papar Kediri gelap, dikarnakan LPJU daya sinar matahari tidak berfungsi

NGANJUK (majanews.com)  – Keberadaan akses jalan tanpa lampu penerangan yang ada di Desa Kelutan, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jatim. Titik lolasi menuju jembatan papar Kecamatan papar Kabupaten Kediri, akhir akhir ini jadi bahan omongan miring baik oleh warga Desa Kelutan maupun para pengguna jalan umum. keluhan tersebut akibat adanya Lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya sudah bertahun tahun tak berfungsi.

Informasi yang di terima redaksi majanews.com, keberadaan Lampu Penerangan Jalan Tenaga Surya yang tak jauh dari jembatan kelutan adanya tiang lampu tetapi tidak pernah menyala. Sumber media ini juga menyebutkan, kurang lebih ada 10 tiang LPJU di 5 titik tiang yang terpasang di akses jalan raya.

“Posisinya tak jauh dari jembatan, dan 5 titik LPJU yang sama terbagi menuju permukiman warga desa setempat,” jelas MJ bukan nama sebenarnya kepada majanews.com, Jumat (5/8/2022).

Adanya hal itu media ini mencoba melakukan penelusuran. hasil yang dihimpun tim media ini dilokasi jembatan kelutan – papar sabtu 06 Agustus 2022, keberadaan Lampu Penerangan Jalan Tenaga Surya yang tak jauh dari jembatan kelutan benar adanya apa yang dikeluhkan sember majanews.com.

Untuk diketahui bahwa keberadaan pengadaan LPJU yang ada di akses jalan Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot tersebut bersamaan dengan pembangunan dan peresmian jembatan kelutan – papar pada 20 februari 2016 silam di masa kepemimpunan Bupati Taufiqurahman.

Dhofir, warga Desa Kelutan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk, yang rumahnya tak jauh dari tiang LPJU saat memberi keterangan kepada kuli tinta media ini mengatakan, Bahwa keberadaan LPJU tidak berfungsi tersebut sudah hampir 4 sampai 5 tahun hingga sekqrang.

Baca Juga :  Penumpang Kapal KM Dharma Kencana VII Dinyatakan Loncat ke Laut, Keluarga Mencari Kebenaran

“Sehingga akses jalan gelap, hanya hitungan bulan setelah peresmian jembatan ada salah satu pihak entah siapa saya kurang paham dan oknum seseorang tersebut telah mengambil baterai deep cycle atau accu untuk menyimpan sumber energi,” buka Dhofir kepada majanews.com. Sabtu (6/8/2022).

Streaming

Lebih lanjut, sepengetahuan dirinya ada 5 tiang LPJU Tenaga Surya Matahari tanpa di lengkapi deep cycle atau accu selain itu hingga saat ini kondisi jalan gelap dan pihak yang bersangkutan tidak ada hal perawatan LPJU lagi.

“Sehingga warga terpaksa memasang tiang lampu di dekat LPJU dengan tujuan penerangan jalan, selain itu ada 2 tiang LPJU Tenaga Surya Matahari yang sudah di buat sarang burung emprit, ini benar benar sangat di sayangkan,” sambungnya.

Lanjut dhofir, apa bila LPJU tersebut di serahkan ke warga, insya Allah warga juga siap dalam pembenahan. cuman warga tidak berani karena belum ada rekomendasi dari pihak yang mempunyai wewenang.

“Masyarakat berharap untuk LPJU bisa di aktifkan lagi guna penerangan jalan karena sudah bertahun tahun lamanya akses jalan kelutan menuju Kecamatan papar kediri ini kondisinya gelap. Kalau toh saya boleh berpendapat, lebih baik lampu tersebut di salurkan listrik saja,” jelasnya.

Menurutnya, tentang kemanfaatan lampu tersebut pernah di musyawarahkan oleh warga sekitar, dan muncul dari warga supaya satu persatu LPJU di belikan Adaptor, karena Adaptor biayanya lebih murah pemasangan dan perawatan nya pun juga mudah.

“Kalau di banding dengan harga Accu yang saat ini harganya juga mahal, dan tentunya ketahanan Accu Tenaga Sinar Matahari  hanya terbatas. Kalau gak salah ketahanan Accu hanya kisaran 8 sampai 10 jam saja,” pungkas Dhofir.(m.to)