Pengajian Akbar KH. Anwar Zahid Hiasi Prosesi Bersih Desa dan Tasyakuran PTSL Desa Banaran Pace Nganjuk

KH. Achmad Anwar Zahid. Saat Pengajian Akbar dalam rangka bersih desa (nyadran), dan tasyakuran Desa pada hari ini Rabu (29/6/2022).

NGANJUK (majanews.com) – Pemerintah Desa Banaran Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. telah sukses menggelar Pengajian Akbar dalam rangka bersih desa (nyadran), dan tasyakuran Program Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) program tahun 2019 yang lalu. rasa syukurpun teruraikan pada hari ini Rabu (29/6/2022).

Kegiatan yang di gelar pengajian akbar dengan menghadirkan penceramah sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Sabilun Najah Kabupaten Bojonegoro, KH. Achmad Anwar Zahid.

Masyarakat baik dari Desa Banaran maupun dari Desa lain tampak berantusias menunggu kehadiran KH Anwar Zahid, para jamaah pengajian jumlahnya mencapai ribuan.

Berlangsungnya acara, Kyai Anwar menyampaikan ceramah dengan balutan gurauan yang sudah menjadi ciri khas penceramah kondang tersebut. Acara digelar sejak mulai pukul 14.00 WIB, tak pelak hal tersebut mengundang gelak tawa para jamaah yang menghadiri pengajian akbar tersebut.

Sebelumnya, Ali Mukharom Kepala Desa Banaran Kecamatan Pace dalam sambutan di atas panggung menguraikan kata, bahwa pengajian akbar yang di gelar di Desanya itu dalam agenda bersih desa dan tasyakuran PTSL tahun 2019.

Ali Mukharom, Kepala Desa Banaran Kecamatan Pace Nganjuk, saat memberi sambutan di hadapan jemaah.

“Dan saat ini tahun 2022 baru terlaksana karena waktu tahun kemarin masih marak wabah covid-19 dan kegiatan masyarakat pun di batasi,” kata pidato Kades, Rabu (29/6/2022).

Masih uraian kata orang nomor satu di desa banaran, kita pemerintah desa dan seluruh masyarakat sangat bersyukur karena 1000 bidang tanah yang di ikutkan program PTSL tahun 2019 dan tahun 2020 akhir sudah tuntas 100 persen.

Baca Juga :  Dicanangkan Wisata Bahari Majapahit 2023, Pemkot Kota Mojokerto Datangkan Kementrian Bappenas Dan Kemenpraf

“Dan satu pun tidak ada yang tertinggal. dari total 1000 bidang tanah, 11 bidang wakaf, 22 bidang tanah perangkat desa dan lebihnya miik warga desa banaran yang mengikuti program PTSL,” Sambungnya.

Disela sela sambutannya Ali Mukarom juga berpesan, bila warga Desa Banaran yang menginginkan kendaraan, semisal sepeda motor atau mobil kami siap menjadi jembatan.

“Artinya masyarakat desa banaran bisa menjaminkan sertifikat tersebut di bank milik BUMN maupun BUMD, karena bunganya ringan. Jadi warga kami bisa langsung beli Chas di Dealer,” pungkasnya.(m.to)