Pemdes Kepanjen Pace Nganjuk Diduga di PHP Proyek PJU Siluman

Tampak Terlihat Pondasi Cor Beton dan Besi Proyek PJU Terbengkalai.

NGANJUK (majanews.com) – Pembangunan proyek solarsel (PJU Sinar Marahari) di Sepanjang Jalan Dusun Bongkal Desa Kepanjen Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. yang dikerjakan pada tahun 2019 silam hingga saat ini belum jelas nasibnya, Hingga jadi sorotan bahkan omongan miring oleh masyarakat.

Informasi yang masuk ke redaksi majanews.com, pekerjaan yang sudah berjalan pada tahun 2019 yang lalu yang telah dikerjakan oleh salah satu rekanan. Pasalnya, hingga saat ini terbengkalai belum ada titik temu dalam pengerjaaanya di dusun Bongkal Desa Kepanjen Pace tersebut.

Adanya hal itu, tim media ini menelusuri apa yang dikeluhkan warga. Di Desa tersebut terlihat keberadaan pondasi cor dan menyisakan empat besi diatas cor dengan panjang kurang lebih 10 cm. pondasi cor itu berjajar kurang lebih 24 titik, dalam setiap titik mempunyai jarak 15 meter, dan disinyalir telah terbengkali.

Hal itulah membuat bahan omongan miring oleh masyarakat sekitar maupun pihak pemerintahan desa setempat. Sugeng Purnomo selaku Kepala Desa Kepanjen Kecamatan Pace saat dikonfirmasi media ini membenarkan adanya proyek PJU pada tahun 2019 hingga saat ini tak jelas dalam pengerjaanya.

Media majanews.com saat Dilokasi Proyek PJU di Dusun Bongkal Desa Kepanjen Pace Nganjuk, Kamis (9/6/2022).

Kepala Desa Kepanjen memaparkan, kalau secara materil pihak desa tidak dirugikan, namun kalau secara moril tentu kita dirugikan. diwaktu pondasi PJU tersebut dikerjakan sudah kita umumkan kepada warga kami bahwa Desa Kepanjen mendapat program PJU. setelah di terlaksananya di pondasi tentunya masarakat kami senang. Pasalnya akses jalan yang terpondasi itu gelap dan adanya program PJU tentunya bisa menerangi jalan.

Baca Juga :  Tinjau Pelaksanaan PTM, Ning Ita Ingatkan untuk Genggam Porkes Secara Ketat

“Nah sampai saat ini di tahun 2022  ternyata program PJU teesebut hanya sebatas pondasi cor beton dan tidak ada kelanjutanya. dan sampai saat ini masyarakat kami terus bertanya tanya kejelasan program PJU yang sudah 3 tahun mandek tak ada kejelasan sama sekali,” jelas kades, Kamis (9/6/2022).

Lanjut Sugeng, dirinya juga berharap bila mana diperbolehkan pondasi tersebut akan di teruskan oleh pemerintahan desa, untuk di pasang pipa guna meneruskan penerangan jalan untuk masyarakat Desa Kepanjen.

“Dalam pengerjaan tentunya akan kami lakukan musawarah Desa dengan melibatkan BPD, Lembaga dan masyarakat. Namun sampai saat ini kami juga menunggu kejelasan tersebut, takutnya bila kita melangkah pembenahan justru malah terjadi hal hal yang tidak kita ingin kan, semisal disuruh membongkar,” pungkas kades, ikuti berita kelanjutanya hanya di majanews.com.(m.to)