Proyek Pengaspalan Sudah Mengelupas di Jalan Desa Getas Tanjunganom Nganjuk Jadi Omongan Miring Warga

Streaming

NGANJUK (majanews.com) – Proyek pembangunan jalan Aspal yang ada di Jalan Ngamarto Area Persawahan Dusun Getas, Desa Getas, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk yang membentang mempunyai panjang kurang lebih 1 kilo meter dan di kerjakan pada tahun 2020 lalu menjadi pembicaraan miring oleh warga sekitar. Pasalnya, pengaspalan baru kelar belum pergantian tahun sudah mengelupas hingga 90 persen.

Informasi yang diperoleh redaksi majanews.com, pekerjaan aspal jalan di mulai sejak 2020 yang lalu belum ada 1 bulan aspal jalan yang ada Dusun Getas, Desa Getas, Kecamatan Tanjunganom, sudah mengelupas. Sehingga warga tidak bisa menikmati jalan tersebut dengan baik.

“Saya kecewa kenapa pekerjaan baru satu bulan sudah hancur begini, dan saya menduga dalam mengerjakan hanya asal asalan saja, kenapa baru sekarang saya ungkapkan, karena saya bingung harus mengadu kemana dan kepada siapa,” kata Wardi selaku ketua paguyuban RT/RW desa setempat kepada kuli tinta media ini, Rabu (18/5/2022).

Masih Wardi, dirinya mengaku prihatin dan kecewa dengan hasil pekerjaan dari pemborong proyek yang memakan anggaran APBD 2020 Kabupaten Nganjuk tersebut.

Lebih lanjut di katakan Wardi, Pada waktu MurengbaangDes ia juga pernah mengusulkan tentang Rancangan Anggran Belanja (RAB) supaya transparan dirinya siap menjadi amanah.

“Dari pada nanti pekerjaannya terkesan mudzir, apa RAB-nya biar di pegang Desa saja. dan saya siap memegang rabnya, usulan kami begitu,” jelas ketua paguyupan RT/RW tersebut.

Senada dikatakan Yanto Warga Dusun Getas Desa Getas Tanjunganom, dirinya juga mengetahui tentang jalannya pembangunan pengaspalan tersebut.

Yanto menegaskan, setelah dikerjakan baru satu bulan kondisinya sudah rusak dan brodol semua, “karena jalan ini di minati pengguna jalan baik R2 maupun R4, kami mohon untuk pemerintah daerah bisa menganggarkan untuk pembenahan dan membangun jalan tersebut,” pinta warga itu dengan singkat.

Baca Juga :  Hama Tikus Resahkan Warga Desa Wengkal Kecamatan Rejoso, Warga Berharap Dispertan Ikut Mengatasi

Perlu diketahui, disaat media ini di lokasi jalan rusak yang dikeluhkan warga, terlihat sepanjang jalan 1 kilo metee yang membentang dari ujung timur hingga barat yang telah di kerjakan pada tahun 2020 kondisinya sudah porak poranda, dan memprihatinkan. Kondisi kerusakan pun hampir mencapai 90 persen, baik dari ujung timur hingga barat.

Mengingat adanya hal kerusakan jalan yang dikeluhkan warga Desa Getas, Kecamatan Tanjunganom, bagaimana tanggapan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atau Pengguna Anggaran (PA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Nganjuk, ikuti lanjutan beritanya hanya di majanews.com.(m.to)