Pasar Prambon Sidoarjo Kerap Dibobol Maling, Pedagang Resah Lemahnya Keamanan Petugas Pasar

Streaming

SIDOARJO (majanews.com) – Sejumlah Pedagang Pasar Prambon, Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo beberapa pekan terakhir mengeluhkan keamanan pasar serta mengaku kwatir dan resah.

Kekwatiran dan keresahan pedagang Pasar Prambon tersebut lantaran seringnya terjadinya pencurian yang menimpa beberapa pedagang.

Sedangkan keluhan pedagang pasar adalah tingkat keamanan yang dinilai rendah.

Keluhan tersebut dilontarkan pedagang kepada majanews.com, selama bulan puasa ramadhan kemarin, telah terjadi dua kali pencurian di dalam Pasar Prambon. Sebelumnya juga pernah terjadi pembobolan lapak.

Salah satu pedagang Pasar Prambon yang berinisial NR (Bukan Nama Sebenarnya, red) mengatakan, di samping tingkat keamanan yang rendah, para pedagang pasar juga mengeluhkan sikap petugas kebersihan yang bekerja pada saat para pedagang masih beraktivitas.

“Mestinya, petugas kebersihan itu melaksanakan tugasnya, setelah para pedagang selesai beraktivitas,” ungkap NR kepada majanews.com bersama media lain beberapa hari yang lalu.

Senada juga dikatakan pedagang Pasar Prambon yang lain. Informasinya, pihak pengelola Pasar Prambon akan menarik iuran, untuk membayar keamanan dari luar.

“Iuran itu di luar iuran restribusi harian. Mestinya, pihak pengelola Pasar Prambon minta tambahan personal dari Disperindag Kabupaten Sidoarjo, agar tidak membebani para pedagang,” harapnya.

Dikonfirmasi terkait sering terjadinya pencurian di Pasar Prambon, Puji Astuti Kepala Pasar Prambon, Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo mengakui dan membenarkan.

“Pihak pengelola pasar sudah mengunjungi pedagang korban pencurian serta mendampingi saat melaporkan ke Polisi,” kata Puji Astuti, saat dikonfirmasi majanews.com bersama awak media lain di ruang kantor Pasar Prambon, Selasa (17/5/2022).

Lebih lanjut dikatakan Puji, kejadian pencurian itu pada bulan puasa ramadhan kemarin sebanyak 2 kali.

“Dulunya tidak ada kejadian pencurian. Dan perlu diketahui, keamanan pasar hanya 2 orang, Satu orang dari pagi sampai sore dan sebaliknya satu orang dari sore sampai pagi,” tambahnya.

Baca Juga :  Hari Jadi Kabupaten Mojokerto Ke-729, Tiga Infrastruktur Di Kecamatan Jatis Diresmikan Bupati Mojokerto

Disinggung apa ada ganti rugi buat pedagang yang jadi korban pencurian, Kepala Pasar Prambon menegaskan bahwa, dari dulu tidak ada ganti rugi.

Bagaimana tanggapan Kepala Disperindag Kabupaten Sidoarjo, terkait lemahnya keamanan Pasar Prambon, ikuti pemberitaan majanews.com selanjutnya.(ben/tim)