Jalan Desa Sumengko Idola Pengguna Jalan, Pemudik: Sayang ada Bau Busuk dan Jalannya Masih Tampak Rusak

Akses Jalan Desa Sumengko Idola Jalan Alternatif Bagi Para Pemudik dan Arus Balik Lebaran.

NGANJUK (majanews.com)  –  Keberadaan akses jalan Desa Sumengko Kecanatan Sukomoro sebagai jalan alternatif penghubung antar Desa, Kecamatan dan Kota terpantau ramai lancar. jalan tersebut menjadi pilihan para pemudik dan arus balik lebaran tahun ini juga sebelumnya sebagai jalan alternatif.

Selain sebagai jalur pintas dan cepat, jalan tersebut juga disinyalir guna menghindari angka kemacetan, di dominasi para pengguna jalan baik roda dua dan roda empat memilih jalan tersebut karena mempercepat serta mempersingkat jarak yang di tempuh.

Pantauan media ini jumat 06 Mei 2022, memasuki hari ke lima lebaran (H+4) akses jalan tersebut masih jadi peminat pilihan para pengguna jalan baik untuk bersilaturohim kepada kerabat dan sebagian sudah mulai tampak arus balik menuju berbagai kota, baik di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. keberadaan akses jalan Desa Sumengko tersebut disinyalir sebagian para pengguna jalan masih menjadikan idola pilihan untuk di lintasi.

Baca Juga :  Rombak Pasar Sapi Sekarputih Kota Mojokerto Serap Anggaran APBD 3 Milyar Lebih

Winarto (48), Salah satu pengguna jalan asal Kabupaten Sidoarjo saat mudik di Wilayah Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri mengatakan, bahwa dirinya sering melintasi jalan tersebut, selain cepat bisa mengurangi angka kemacetan.

Lanjut dikatakan Winarto, menurutnya jalan Desa Sumengko penghubung Desa Joho Pace ini bisa mempersingkat dan mempercepat waktu jarak tempuh, untuk suasana juga indah bisa menatap hijaunya tanam pertanian di persawahan.

“Cumak ada yang di sayangkan, bau busuk yang menyengat ke hidung hingga radius mencapai 2 Km hingga 3 Km. selain tercium bau busuk akses jalan tersebut kondisinya rusak, baik bergelimbang, maupun bergelombang,” jelasnya kepada kuli tinta media ini, Jumat (6/5/2020).

Ia juga berharap, semoga tahun yang akan datang akses jalan alternatif yang sering jadi pilihan para pengguna jalan tersebut bisa untuk di benahi.

Baca Juga :  Pemanfaatan Lapangan Bola Voli Randegan Diserahkan ke Kelurahan

Atas keluhan muncul bau busuk, media ini berusaha menelusuri keluhan para pengguna jalan adanya hal bau busuk yang menyengat hingga kerusakan jalan. Sepanjang lokasi jalan desa sumengko tampak terlihat di bahu jalan dengan adanya usaha bulu bebek, namun usaha tersebut jauh dari permukiman warga.

Dalam kerusakan jalan, terlihat akses jalan sepanjang kurang lebih 4 Km tampak bergelombang dan miring, adapun di beberapa titik adanya lobang jalan yang tampak menganga. Hal ini lah yang di sinyalir sangat membahayakan para pengguna jalan umum, tetapi pengguna jalan tidak ada pilihan lain karena akses jalan tersebut merupakan alternatif yang dirasa cukup menyingkat waktu mereka dalam beraktivitas.(m.to)

Baca Juga :  26 Sertifikat Sawah Milik Warga Dusun Ploso, Bangun Pungging Dipertanyakan, Diduga Dipinjam H Moch Ichsan Tidak ada Kejelasan