Puluhan Warga Ahli Waris Tanah Gogol Asal Desa Bangun Kecamatan Pungging Geruduk Kantor BPN Kabupaten Mojokerto

Streaming

MOJOKERTO (majanews.com) – Puluhan emak-emak ahli waris tanah gogol asal Dusun Bangun, Desa Bangun, Kecamatan Pingging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Telah menggeruduk kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang ada di jalan Pahlawan No 45 Mojokerto, Selasa (11/1/2022).

Kedatangan ahli waris tanah gogol menanyakan kretek letak peta tanah gogol mereka yang selama ini dikelola oleh Pemerintahan Desa (Pemdes) setempat. Dikarnakan sebelumnya, mediasi dua kali digelar di balai Desa warga bersama Pemdes tidak ada titik temu, akhirnya warga gogol meminta kepada kepala Pemdes untuk melanjutkan klarifikasi ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang ada di jalan Pahlawan tersebut.

Kedatangan puluhan warga hanya perwakilan yang bisa masuk kantor untuk mendengarkan penjelasan pihak BPN, warga lainnya hanya menunggu diluar kantor. Selang satu jam lebih, dua perwakilan memberikan penjelasan kepada majanews.com. menurut Nurqomari, BPN tidak mempunyai salinan kretek peta tanah apa yang dipertanyakannya.

“Jadi pihak BPN tidak mempunyai salinan kretek tanah Desa, semua berkas apa yang kita maksut itu ada di Pemerintahan Desa,” tendas Nurqomari salah satu perwakilan ahli waris tanah gogol saat memberikan keterangan Pers di depan kantor BPN, selasa (11/1/2022).

Lebih lanjut, pihak Pemdes (kepala Desa) telah diberi petunjuk oleh Kapolsek Pungging, supaya memberikan jawaban yang jelas kepada warga tanah gogol.

“Tadi sempat Pak Kapolsek menghimbau kepada kepala Desa bila warga bertanyak harus memberikan jawaban yang jelas, bukan dijawab tidak tahu tidak tahu, Itu bisa menumbulkan suasana lebih panas kepada warga sehingga menimbulkan perselisihan,” paparnya.

Masih Nurkomari, jadi pihak warga gogol kembali ke Pemdes guna memperlanjut keinginan, dan dirinya serta meminta kepada BPN dan kepala Desa menunjukan letak tanah gogol warga yang ada di Desa Bangun, “Kita sudah ijin kepada BPN, dan di iyakan apa yang kita minta,” jelasnya.

Baca Juga :  Sukseskan Vaksinasi, Ning Ita Buka Layanan Pendaftaran Secara Online 24 Jam

Ditempat yang sama, Mashuri selaku perwakilan warga menjelaskan, bahwa kefalitan data itu semua ada di Pemdes, “kita hanya meminta dimana lokasi letaknya tanah gogol, tetapi pihak Desa selalu berbelit-belit,” katanya.

Lanjut Mashuri, kenapa kita kesini, jadi kita minta referinsi kepada BPN karena pihak Pemdes tidak mau memberi tahu dimana letak tanah gogol warga.

“Pada saat mediasi di balai Desa kan kita hanya ingin tahu dimana letaknya tanah gogol,” kata perwakilan tersebut.

Adanya hal itu, majanews.com bersama media lain mengkormasi kepada pihak BPN, tetapi pihaknya tidak berkanan untuk memberikan klarifikasi, “Pak Didik sedang sibuk, terus Pak Didik menyampaikan permasalahan ini bukan ada disini, tetapi di desa, saya hanya menyampaikan,” kata satpam BPN diketahui bernama Waras tersebut, dirinya juga menyampaikan Didik adalah Kasubag TU BPN, selasa (11/1/2022).(dak/tim)