Tanah Janda Asal Desa Bangun Pungging Mojokerto Diduga Dicaplok Mantan Kades

Streaming

MOJOKERTO (majanews.com) – Nasib naas menimpa Mujiati (52) janda asal Desa Bangun, kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, jatim. Pasalnya, sebidang tanah yang dimilikinya diduga dicaplok oleh tiga orang, satu diantranya Diduga mantan kepala Desa setempat.

Mujiati menjelaskan kepada media ini, tanah yang ia miliki tiba-tiba berkurang ukurannya dari sebelumnya, tanah yang dimilikinya berkurang hingga separuh lebih. Terbongkarnya dugaan pencaplokan tanah miliknya disaat adanya sertifikat masal (PTSL) di Desanya.

“Saat itu saya mengurus sertifikat PTSL, kok ukurannya berkurang hingga separuh lebih, sebelumnya ada 2170 meter persegi, sekarang tinggal 289 meter persegi,” jelasnya saat ditemui majanews.com dikediamannya bersama media lain. Rabu (29/12/2011)

Lanjut Mujiati, dengan bukti yang dimilikinya berupa Leter C dengan luas 2.170 Meter persegi, dirinya sudah melaporkan kasus ini ke Polres Mojokerto.

Mujiati (52), saat dikonfirmasi majanews.com, Rabu (29/12/3021)

Terpisah, Mantan kepala Desa Bangun Moch Ichsan saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa tanah tersebut sudah di jual ke pabrik di tahun 1976.

“Tanah mujiati peristiwa tahun 75 sudah di jual, yang namanya tanah itu ada aktenya dan sudah dijual ke pabrik tahun 1976,” kata Mantan kepala Desa Bangun Moch Ichsan, saat dikonfirmasi di balai Desa Bangun disaat pertemuan dengan warga soal hilangnya peta kretek tanah Desa, Rabu (29/12/2021)

Ichsan menambahkan bahwa kasus tersebut di buat buat, “jadi itu hanya awu awu,” pungkas Ichsan saat didampingi Dedik, selaku Kades Bangun, Yang juga anak mantan Kades Ichsan.(dak/tim)

Baca Juga :  Ijin PP Dacil Ditolak, Diduga Status Pabrik Sekarang Ini Bodong