Peringati 3 Tahun Kepemimpinan Ning Ita Wali Kota Mojokerto, Sholawat Akbar Digelar

Wali Kota Mojokerto, Jatim. Ika Puspitasari. Bersama sang Suami Supriyadi Karima Syaiful, bersholawat di pimpin langsung oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. di Gedung Bustanul ‘Asyiqin Majlis Ahbaabul Musthofa, Sabtu (4/12/2021) malam.

SOLO (majanews.com) – Sebagai wujud syukur karena berhasil membawa Kota Mojokerto, Jawa Timur. lebih maju dan sejahtera dalam tiga tahun terakhir, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menggelar Sholawat akbar bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di Gedung Bustanul ‘Asyiqin Majlis Ahbaabul Musthofa, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Sabtu (4/12/2021) malam.

Momen besar tersebut, Hadir mendampingi Ning Ita, sapaan akrab wali kota Mojokerto, yakni sang suami Supriyadi Karima Syaiful, unsur forkompimda, serta Gusti Kanjeng Ratu Pakoe Boewono, permaisuri PB XIII Hangabehi.

Acara yang diselenggarakan secara luring dan daring ini juga diikuti beragam elemen masyarakat Kota Mojokerto. Mulai dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Mojokerto, santri, dan Syechker Mania di seluruh Indonesia.

Ika Puspitasari, Wali Kota Mojokerto, Jawa Timur. Saat memberikan sambutan dalam peringati 3 tahun kepemimpinan di Pemerintahan Kota Mojokerto.

“Sudah tiga tahun ini kami berupaya maksimal mewujudkan satu demi satu yang kami janjikan (saat kampanye) untuk kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto. Meskipun di tengah perjalanannya, ada ujian besar berupa pandemi Covid-19. Tapi itu tidak menyurutkan semangat kami untuk terus berinovasi menjadikan Kota Mojokerto menjadi kota yang berdaya saing tinggi,” jelas Ning Ita.

Untuk mencapai target itu, Ning Ita mengaku butuh sinergi berbagai pihak. Berupa gotong royong dan kesamaan persepsi antarpihak.

Namun, Ning Ita juga menyoroti erupsi Gunung Semeru. “Hari ini (Sabtu) saudara-saudara kita di Lumajang dan sekitarnya mendapat musibah. Gunung Semeru meletus. Kami terus meng-update info soal korban terdampak musibah itu. Melalui salawat ini, kami bersama Habib Syech mendoakan saudara-saudara kita di Lumajang dan sekitarnya,” lanjut Ning Ita.

Baca Juga :  Dugaan Perjudian Sabung Ayam di Desa Ngembat Kecamatan Gondang, Ketua RT Dituding Terlibat
Bersholwat di ikuti oleh warga Kota Mojokerto, juga ASN secara daring, berlansung di Rumah Rakyat. Jalan Hayamuruk no 50. Kota Mojokertom

Wali kota berharap, masyarakat Kota Mojokerto dan rakyat Indonesia diberi kekuatan untuk menghadapi berbagai bencana yang terjadi. Mulai dari bencana alam sampai wabah pandemi Covid-19.

Melalui Sholawat Akbar tersebut, Ning Ita juga berdoa agar Indonesia menjadi negara yang sejahtera, khususnya Kota Mojokerto dan selalu diberi keselamatan dalam mengemban amanah. “Semoga kita semua mendapat berkah dan syafaat Rasulullah. Aamiin,” papar Wali Kota.

Dalam acara peringati 3 tahun tersebut, Habib Syech turut mendoakan seluruh elemen masyarakat Kota Mojokerto senantiasa diberkahi Allah SWT. Menjadi kota yang sejahtera dan selalu mengingat Allah di setiap menghadapi berbagai persoalan.

Berlangsung Bersholawat

Habib Syech berpesan kepada jajaran pejabat Kota Mojokerto agar selalu mencontoh ajaran Nabi Muhammad dalam memimpin. Setinggi apapun kedudukan pejabat, Habib Syech menekankan jangan sekali-kali merasa besar. Sebab orang yang paling besar hanyalah Muhammad. Maka para pejabat ini wajib mengikuti cara Rasulullah dalam memimpin bangsa ini.

“Sudah pasti sukses. Karena Nabi Muhammad sudah mengajarkan apapun. Tidak ada yang tertinggal. Jadi kita tidak perlu mencari metode lain. Cukup mencontoh Nabi Muhammad,” tegas habib dalam sambutan.

Ditambahkan Habib Syech, kunci sukses manusia adalah mengikuti kesuksesan Nabi Muhammad. Caranya, membaca akhlak mulia Nabi Muhammad. Salah satunya, tidak pernah mengucap atau mengerjakan sesuatu kecuali hal baik.

Bersholwat di ikuti oleh warga Kota Mojokerto secara daring, berlansung di Rumah Rakyat. Jalan Hayamuruk no 50. Kota Mojokerto.

“Tidak sekalipun lisan menyakiti orang lain. Dan selalu mendoakan orang lain dengan doa yang baik. Tidak perlu iri dengan pencapaian orang lain,” pungkasnya.

Baca Juga :  Awali Satu Data di Indonesia, Gayatri Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Sholawat Akbar tiga tahun kepemimpinan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari ditutup dengan doa bersama dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.(dak/ADV)