Jalan Tergerus Longsor Tak Kunjung di Perbaiki, Warga Nganjuk Merasa Cemas

Akses jalan warga yang amblas tergerus air, akibat tak kunjung di perbaiki, warga gotong royong dengan memberi pembatas bambu, biar keamanan pengguna jalan terjaga.

NGANJUK (majanews.com) – Bagi warga yang melintasi Akses jalan penghubung antar dua Desa, yakni, Desa Kedungdowo dan Desa Jegles Kecamata Nganjuk, Jawa Timur. harus extra berhati-hati, karena utara jembatan terlihat adanya tanah tanggul sungai Widas mengalami longsor hingga puluhan meter.

Dalam pantauan media ini di lokasi, tepatnya sebelah Utara jembatan kedungdowo tampak adanya tanah tanggul sungai Widas yang longsor sudah cukup lama. Akibatnya sebagian aspal jalan tampak amblas tergerus tanah longsor hingga mencapai kurang lebih 20 meter, kamis (4/11/2021).

Selain itu, aspal jalan bagian yang lain juga terlihat retak, amblasnya jalan bila tidak segera ada tindakan pembenahan, tentunya bisa mengancam warga yang melintas. Bahaya tampak jelas, bahu jalan terhempas longsoran tanggul sungai Widas mencapai panjang kurang lebih 20 meter dan ketinggian tanggul mencapai 30 meter dari dasar sungai.

Adanya hal tersebut, Salah satu warga setempat yang namanya enggan disebutkan menjelaskan kepada majanews.com. kejadian tanggul longsor yang ada di Desa Kedungdowo sudah ada satu tahun lebih. warga berupaya gotong royong untuk memberi pendamping bambu di sepanjang jalan longsor tersebut.

“Saya juga berharap pemerintah melalui instansi yang berwenang supaya cepat merespon kondisi jalan di Desa Kedungdowo yang cukup memprihatinkan itu, memang kejadian longsor Ini bencana alam, tapi sebaiknya cepatlah untuk bisa memperbaiki, jangan sampai jalan sudah terputus baru dilakukan perbaikan,” keluh warga tersebut, kamis (4/11/2021).

Terpisah, Ladi, penghulu Desa setempat mengamini longsornya jalan yang ada di Desanya sudah ada satu tahunan, pihak Pemerintah Desa sudah mengajukan kerusakan jalan tersebut untuk dibenahi. “Kemarin sudah di surve oleh PUPR, dua minggu kemarin,” jelas penghulu tersebut saat dimintai keterangan oleh media ini, kamis (4/11/2021).

Baca Juga :  Para Kapolres Di Himbau Harus Melakukan Visit Media, Irwasum: Kapolres Harus Angkat Telepon Wartawan, Siapkan Data

Pihaknya juga berharap, Pemerintah Daerah secepatnya untuk memperbaiki, karena jalan tersebut merupakan jalan penghubung atau jalan utama di dua Desa menuju wilayah Kecamatan, “itu jalan akses utama Desa, juga untuk anak-anak berangkat ke sekolah, jadi kami berharap segera diperbaiki,” harapnya.

Akibat longsornya jalan, masih Ladi, adanya batang tanaman atau batang pohon yang mengambang di sungai widas, batang pohon tersebut menyangkut di paku bumi jembatan, “Akibatnya air mengalir tidak langsung lepas, jadi mengalir ke bibir sungai dengan deras, sehingga tanah tergerus terus menerus akhirnya terjadi longsor,” pungkas dia.(m.to)