Tumpukan Sampah Liar di Bahu Jalan Akses Menuju Wisata Air Terjun Sedudo, Lembaga Go Green Angkat Bicara

Terlihat tebaran sampah liar di bahu jalan arah menuju tempat wisata air terjun sedudo, Kota Nganjuk, Jatim. (Foto: jumat 29/10/2021).

NGANJUK (majanews.com) – Taburan sampah liar yang berasal dari sampah hasil rumah tangga tampak berserakan dan menumpuk di bahu jalan di dua kecamatan. Yakni, Kecamatan Ngetos dan Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur (Jatim). Sampah yang terlihat tersebut ada di sepanjang jalan arah menuju objek wisata air terjun Sedudo yang selama jadi jujukan warga.

Pantauan media ini, Jumat (29/10/2021) Mulai sampah plastik, kertas hingga sisa makanan terlihat menumpuk dan berceceran di ruas jalan. Hal itu tidak elok karena air terjun yang tersebut mrnjadi aicon wisata di Kabupaten Nganjuk.

Namun, tepatnya tumpukan sampah liar tersebut terlihat di wilayah Desa Kweden Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk. Bahkan beberapa sampah plastik tampak beterbangan terhempas tiupan angin, Imbasnya, pemandangan di lokasi sekitar terkesan tampak kumuh dan tentunya mengurangi asrinya pemandangan hijaunya pegunungan.

Arif selaku ketua lembaga lingkungan hidup yang merupakan putra daerah Kota Nganjuk menyampaikan kepada pewarta88.com, untuk sampah merupakan permasalahan global dari masa ke masa dan salah satunya merupakan tanggung jawab semua pihak.

“khusus di Kabupaten Nganjuk untuk kesadaran masyarakat tidak membuang sampah sembarangan masih sangat rendah,” tegas Arif, jumat (29/10/2021).

Foto : Team Dadung Dharmasila Go Green Nganjuksebagai Lembaga Lingkungan Hidup putra Daerah Kota Nganjuk.

Masih Arif, Maka kami dari Dadung Dharmasila (Go Green Nganjuk) sebagai lembaga lingkungan hidup putra daerah yang resmi dan berbadan hukum menghimbau dan berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nganjuk untuk segera sadar diri. tidak lagi membuang sampah sembarangan.

“Jika memang ada kendala terkait tempat pembuangan sementara bisa mendorong Pemerintah Desanya untuk membuat surat pengajuan ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk,” jelas sang ketua tersebut.

Baca Juga :  Kantor Baru DPRD Kabupaten Mojokerto Akan Ditempati

Lebih lanjut, Kami juga berharap Pemda Nganjuk melaksanakan penegakan perda sampah agar ada efek jera untuk masyarakat yang membuang sampah sembarangan, “ini sudah mendekati musim hujan, jika sampah liar tidak segera dikondisikan maka akan berpotensi menyebabkan banjir dan penyakit,” pungkasnya.

Adanya hal tersebut, Tim media ini berusaha konfirmasi kepada Kepala Desa Salamrojo, Kecamatan Sawahan, yang mempunyai otoritas wilayah, tim media ini mendatangi kantor Desa dirinya tidak ada di tempat, hingga berita ini diturunkan.(m.to)