Kondisi Ruangan Pelayanan Umum Kecamatan Ngronggot Nganjuk Cukup Memperhatinkan, Begini Komentar Camat

Ruangan Pelayanan Kecamatan Ngronggot Terlihat Cukup Memperhatinkan, Terlihat ada Dua Kayu baru Sebagai Penyangga Kuda Kuda Atap Rungan Supaya Tidak Ambrol.

NGANJUK (majanews.com) – Kondisi ruangan Pelayanan Terpadu (Paten) Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, sangat memprihatinkan. Media ini saat melihat langsung kamis (14/10/2021), ruangan pelayanan tersebut banyak mengalami kerusakan dibagian atap. sepertinya suasana tidak nyaman bagi petugas staf kecamatan, dan dirasa mengkhuwatirkan ruangan pelayanan umum tersebut sudah ada dua bulan di kosongkan.

Pantauan majanews.com dilokasi, banyak atap kayu yang sudah lapuk termakan usia, lebih uniknya terlihat diruangan tersebut ada dua kayu cadangan yang di manfaatkan untuk menyangga atap kuda-kuda. Pengakuan pegawai setempat tujuannya supaya kuda kuda disangga seperti itu biar tidak ambruk. Didalam ruangan, untuk plafon ruangan juga tampak sudah ada yang ambrol.

Adanya hal tersebut, Mohamad Makrup, S,Sos, Camat Ngronggot juga tidak menampik tentang kondisi ruang pelayan apa yang dilihat majanews.com. ia juga menuturkan kondisi kantor pelayanan memang sudah tidak layak ditempati karena sangat menghawatirkan.

“Sudah dua bulan untuk ruang pelayanan umum kami pindah di rumah Dinas Kecamatan, kami juga sudah melaporkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk, dan harapan saya segera mendapat respon dalam pembangunan rehab ruang pelayanan terpadu Kecamatan Ngronggot,” ucap Camat tersebut, saat ditemui majanews.com ditempat kerjanya, kamis (14/10/2021).

Masih Camat, Untuk pemindahan pelayanan memang ide dari dirinya, demi keamanan dan kenyamanan bersama, “Jadi seluruh pegawai pelayanan saya pindah di ruangan rumah dinas saya, tujuannya biar pelayanan terhadap warga tetap optimal, dan tidak sampai mengganggu pelayanan warga,” jelasnya.

Kantor Pelayanan Umum Yang di Tutup Sudah Dua Bulan Lamanya, Dengan Bertulisan Dilarang Masuk Gedung Masih Dalam Perbaikan.

Disisi lain, Hendro (42) warga Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, sangat menyayangkan adanya kerusakan tempat pelayanan umum yang sudah mencapai 70 persen. Menurutnya, Pemerintah Daerah Nganjuk, minim dalam hal pemantauan dan pengawasan kantor Kecamatan yang ada di Nganjuk.

Baca Juga :  Gerakan Peduli dan Berbagi, Anggota DPR-RI FPD Drs.Guntur Sasono Terjun Ke Nganjuk

“Seharusnya dengan cepat pihak Pemerintah melakulan perencanaan apa yang dibutuhkan di Kecamatan Ngronggot, jadi supaya cepat dalam penanganannya,” jelas warga tersebut, kamis (14/10/2021).

Masih Hendro, ia juga berharap untuk kedepannya Pemerintah Daerah Nganjuk untuk bisa lebih mengontrol lagi bangunan kantor Kecamatan yang ada di seluruh Kabupaten Nganjuk, biar tidak ada kejadian yang unik seperti Kecamatan Ngronggot.

“Karena Kantor Kecamatan itu penopang pelayanan yang membawahi dari beberapa Desa dan itupun juga demi mengoptimalkan PAD Kabupaten Nganjuk,” harap Hendro.(m.to)