Tempat Hiburan Langgar Aturan, Royal Family Karaoke dan X2X Karaoke di Kota Mojokerto Ditutup

Satpo PP Kota Mojokerto, Jatim. Saat Razia Penerapan Pengguna Aplikasi PeduliLindung, Selasa (12/10/2021) tengah malam.

MOJOKERTO (majanews.com) – Penerapan pengguna aplikasi PeduliLindungi, Satuan Polisi Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto, jatim. Melakukan razia di tempat hiburan malam. Walhasil, dua tempat karaoke diketahui melanggar apa yang ditentukan pemerintah tersebut, terpaksa tempat hiburan harus ditutup sementara.

Dalam catatan, dua tempat karaoke yang melanggar di Jalan Pahlawan Kota Mojokerto, yakni Royal Family Karaoke dan X2X Karaoke Home Theater and Resto. Keduanya nekat menerima pengunjung tanpa memeriksa status vaksinasi mereka. meskipun tempat hiburan malam itu sudah memasang barcode untuk aplikasi PeduliLindungi pada pintu masuknya.

Dalam razia, satpol PP mengamankan 5 pengunjung dan 2 karyawan. Mereka dibawa ke kantor penegak perda yang ada di jalan Bhayangkara. karena meraka tidak bisa menunjukkan aplikasi PeduliLindungi atau kartu vaksinasi.

“Dua tempat karaoke kedapatan memasukkan pengunjung tanpa scan barcode aplikasi PeduliLindungi dan kartu vaksinasi,” tegas Heriana Dodik Murtono Kasat Pol PP kepada wartawan, Selasa (12/10/2021) tengah malam.

Masih Kasat Pol PP, kegiatan monitoring ini menindaklanjuti Surat Edaran nomor : 443.33/1307/417.508/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 3 Corona virus disease 2019 di Kota Mojokerto.

“Dalam Surat Edaran tersebut untuk karaoke sudah bisa dibuka dengan beberapa syarat. Salah satunya harus ada scan bercode PeduliLindungi,” paparnya.

Tak hanya melakukan monitoring di dua tempat karaoke tesebut, petugas juga menggelar monitoring penggunaan aplikasi PeduliLindungi di lima tempat karaoke yang ada di wilayah Kota Mojokerto. Diantaranya Wates Karaoke, Graha Popy, Karaoke Bintang, Dresort dan Mojo Karaoke. Lima tempat hiburan malam itu dipastikan beroperasi dengan mematuhi Surat edaran Satgas Covid-19 Kota Mojokerto.

Baca Juga :  Konfirmasi Dugaan Pungli PTSL Wilayah Desa Bicak Trowulan, Ketua Panitia: Iku Opo Jare Aku

“Sesuai dengan surat edaran tesebut setiap pengunjung dan pegawai tempat karaoke wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan melakukan screening barcode sebelum memasuki tempat karaoke,” jelas Dodik panggilan akrabnya.
Dodik mennghimbau, tempat karaoke di Kota Mojokerto diizinkan buka sampai pukul 20.00 WIB dengan sejumlah persyaratan. Setiap pengunjung yang tidak bisa menunjukkan bukti telah divaksin, baik menggunakan aplikasi PeduliLindungi maupun kartu vaksin, dilarang masuk ke tempat karaoke.

“Pada pelaksanaannya ada dua tempat karaoke yang tidak mematuhi surat edaran tesebut. Ini tadi sudah kami minta keterangan dari pengunjung. Ternyata mereka benar-benar tidak diminta scan barcode maupun menunjukkan kartu vaksin. Besok kami beri surat penutupan untuk dua karaoke itu,” jelas sang kasat tersebut.

Dodik menegaskan, Penutupan paksa terhadap X2 Karaoke dan Royal Karaoke, dilakukan mulai besok sampai satu bulan ke depan.

“Apabila mengulangi, kami tutup selama dua bulan. Kalau mengulangi lagi, kami tutup dan kami cabut izin operasionalnya,” tegas Kasat Dodik.(dak/tim)

Sumber: xtimenews.com