Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Desa Blitaran Sukomoro Nganjuk Mengeluh

Foto Jalan Tampak Lubang Menganga Yang Dikeluhkan Warga, Lokasi RT 04 RW 01 di Dusun Bulak Jeruk, Desa Blitaran, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jatim.

NGANJUK (majanews.com) – Warga Desa Blitaran, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk mengeluh, hal ini disebabkan adanya akses jalan umum di Dusun Balong Jeruk, Desa Blitaran, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Mengalami rusak parah. Keluhan tersebut juga muncul dari pengguna jalan yang sedang melintas.

Jalan umum yang rusak tersebut menurut warga sudah cukup lama, tetapi dalam pembangunan insfrastruktur untuk tahun anggaran 2021 luput dari perhatian Pemerintah.

Pantauan awak media ini, kondisi jalan terlihat rusak sangat parah, disepanjang jalan terlihat penuh dengan lubang yang sangat membahayakan pengguna jalan. mirisnya, adapun lubang di tengah jalan hingga tampak jelas menganga dengan kedalaman mencapai kurang lebih 25 cm. Menurut warga, di musim penghujan tiba lubang jalan tersebut tergenang air, pastinya pengguna jalan tidak bisa membedakan dimana jalan yang bisa di lewati dan yang membahayakan bagi pengguna jalan tersebut.

Adanya hal itu, Salah satunya warga RT 04 RW 01 Desa setempat, saat di wawancarai oleh awak media mengatakan. kurang lebih semenjak Tahun 2012 hingga sampai saat ini bahkan mau memasuki tahun 2022 kok luput dari pembenahan.

“Karena tak sedikit pula para pengguna jalan yang lewat dusun balong jeruk desa blitaran ini yang terjatuh. bila musim kemarau terjalan kerikil dan pasir bekas aspal yang mengelupas itu bikin menggelincir pada ban sepeda. bila musim penghujan lubang yang menganga tergenang air, hingga banyak pengendara tak bisa membedakan jalan dan mengakibatkan sepeda terperosok di lubang jalan rusak tersebut,” ucap warga yang meminta nama tidak di tulis oleh media ini, jumat (8/10/2021).

Baca Juga :  Indra, Bos Toko Kain Mau Menyita Rumah Mantan Karyawan

Sementara itu, Susilo (42) warga Desa Kaloran, Kecamatan ngronggot saat ditemui majanews.com dilokasi saat melintas, dirinya juga mengeluh adanya jalan rusak parah tersebut. saya heran padahal akses jalan umum di desa blitaran ini 500 meter lagi sudah menuju jalan provinsi.

“Kok bisa sampai luput dari pengawasan dan pembenahan, padahal setahu saya juga gencar-gencarnya dalam membangun insfrastruktur jalan hingga menghabiskan anggaran milyaran rupiah,” keluhnya kepada media ini, jumat (8/10/2021).

Masih Susilo, semisal akses jalan Dusun Ganggangmslang, Desa Sumengko, Kecamatan Sukomoro itu di glontor anggaran hingga 2 milyar lebih, hingga sampai saat ini pun juga masih tahab pembenahan, tidak masuk dalam tahap pekerjaan seperti infrastruktur daerah lain.


“Harapan kami dengan adanya pemberitaan di media ini bisa secepatnya didengar oleh para pejabat Daerah dan ada respon, untuk tahun depan 2022 bisa di anggarkan dalam pembangunan jalan,” harapnya.

Disayangkan tim majanews.com ternotulen Jumat (08/10/2021) berusaha mengkonfirmasi baik dari kepala Desa Blitaran, maupun pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Nganjuk, belum berhasil mendapatkan klarifikasi apa yang dikeluhkan warga tersebut, karena yang berkompenten tidak ada di kantor, hingga berita ini diturunkan.(m.to/dwi)