Ratusan Ton Sampah Liar di Kabupaten Jombang Belum Teratasi, Pihak DLH Merasa Kewalahan

Rofik Kabid Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang saat di konfirmasi majanewscom, kamis (30/9/2021).

JOMBANG (majanews.com) – Tumpukan sampah yang menggunung dan berserakan tampak di tepi bantaran sungai tepatnya dibahu jalan Dusun Sukorejo, Desa Sukorejo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. selain menjadi pemandangan yang kurang elok dilihat kondisi tersebut membuat warga setempat dan pengendara yang melintasi jalan tersebut mengeluh hingga di jadikan ajang rasan-rasan.

Dari pantauan majanews.com dilokasi kamis 30/09/2021, gunungan sampah tersebut didominasi dari sampah keluarga, selain menggunung sampah tersebut juga sudah meluber dan memanjang hingga mencapai kurang lebih 12 meter. Terlihat membujur ke arah selatan dan Utara. anehnya dilokasi juga tak nampak adanya container sampah maupun banner larangan buang sampah sembarangan.

Selain di Desa Sukorejo kondisi serupa juga terlihat di bahu jalan di Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak. Tersorot kamera majanews.com tebaran sampah menumpuk di bahu jalan, sehingga hal ini disinyalir tak tepat dalam penempatan tata kelola ruang. sehingga sampah sampah liar tersebut menimbulkan aroma menyengat dirasa oleh warga yang lewat.

Salah satu warga Dusun Sukorejo, Desa sukorejo, pemilik warung yang tak jauh dari tumpukan sampah liar tersebut mengatakan, lokasi sampah sudah lama hampir satu tahun lebih menjadi tempat pembuangan sampah masyarakat.

“Setiap hari yang peduli untuk membakar sampah ya cuma saya sama tukang bakso warung sebelah itu, gak ada pihak lain yang peduli untuk menangani masalah sampah tersebut. masyarakat pakai motor subuh-subuh bawa sampah dari rumah buangnya disini, kami berharap keberadaan sampah tersebut segera dapat diatasi,” tutur pemilik warung itu.

Sampah Berserakan Tampak di Tepi Bantaran Sungai, Tepat dibahu jalan Dusun Sukorejo, Desa Sukorejo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jatim.

Adanya sampah bau menyengat, Rofik selaku Kabid Pengelolaan sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang saat di konfirmasi majanews.com di ruang kerja menjelaskan. berdasarkan Perda tentang persampahan, salah satu kewajiban persoalan persampahan salah satunya juga melibatkan pihak desa setempat.

Baca Juga :  Kemendikbud Kesengsem Soekarno Center yang Disajikan Ning Ita

“karena pihak dinas lingkungan hidup secara tidak langsung tidak tidak bisa menangani sampah secara 100 %. sampai saat ini pihak LH sudah menangani 120 Ton sampah dalam setiap hari,” jelasnya.

Masih Rofik, Dari total timbulan sampah estimasi keseluruhan di Kabupaten Jombang mencapai 550 Ton per hari. “Artinya sisa dari 550 ton di kurangi 120 ton = 380 Ton sampah menjadi sampah liar ,seperti halnya yang ada di desa Sukorejo kecamatan perak itu,” tutur Pejabat DLH tersebut.

Rofik menambahkan, apakah penanganan sampah ini menjadi skala prioritas di kabupaten Jombang atau tidak. kalau pihak LH menangani sampah dalam setiap harinya 550 ton ,hal ini jelas ada penambahan armada dan jumlah tenaga yang cukup banyak.hingga saat ini kita pun juga kesulitan untuk menyikapi hal sampah.

“Untuk menyikapi hal sampah disaat ini kita harus saling sama sama punya rasa tanggung jawab bersama baik pihak desa dan kesadaran masyarakat untuk tidak buang sampah sembarangan,” pungkasnya.(mto)