Galian C di Dusun Pandansari Wonoploso Gondang Diduga Menyimpang Dari Ijin

Galian C Diduga Menyimpang Dari Ijin

MOJOKERTO (majanews.com) – Galian C yang ada di Dusun Pandansari, Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (jatim), indonesia. Terpampang atas nama Yudo Utomo jadi sorotan LSM juga tokoh sekitar. Pasalnya, ijin yang tertulis komoditas barang Andesit, tetapi aplikasi di lokasi pihak pengusaha telah mengambil atau memuat tanah uruk.

Informasi yang diperoleh majanews.com, Pengusaha galian C yang menjadi sorotan Tokoh juga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) tersebut sudah lama beroperasi dengan metode ijin diduga tidak sama dengan pekerjaan.

Fauzi (35) Warga setempat juga pemeduli Lingkungan, ia berharap adanya ijin yang disinyalir kuat menyimpang tersebut, pihak penegak hukum atau instansi terkait segera menertipkan dan dijerat pelaku galian C yang ada di Desanya itu.

“kami berharap kalau tidak ada izin tanah urug, Pemkab mojokerto, satpol PP dan kepolisian segera menutup tambang tersebut, karena akan merugikan Negara,” tulisnya saat dikonfirmasi melalui pesan watshaap selasa (14/9/2021).

Masih Fauzi, Adanya galian C yang meresahkan tersebut membuat warga sekitar geram, jelas adanya pihak pengusaha sudah merusak lingkungan sekitar.

Terpisah, Sumartik selaku Wakil Ketua Paguyuban Srikandi Peduli Lingkungan (PSPLM) Mojokerto Jatim. menurutnya galian C yang ada di Dusun Pandansari itu sudah menyalahi aturan.

“Untuk izin komoditas tetap menyalahi aturan, izinnya andesit tapi yang keluar dari lokasi tanah uruk, kalau menurut saya berarti ilegal itu,” tulis Wakil Ketua saat dimintai keterangan media ini, selasa (14/9/2021).

Masih Sumartik, ia menduga pihak penegak hukum sudah pasti mengetahui apa yang terjadi di Dusun Pandansari, Desa Wonoploso tersebut, “Bahkan mungkin pihak yang berwenang tahu, tapi kok diam saja, ada apa dengan mereka,” lanjut tulisnya.

Baca Juga :  Dugaan Perselingkuhan Dengan Oknum Polisi, Disinyalir BOPnya Ditanggung AT

Pantauan majanews.com, galian C yang menjadi sorotan tersebut memang terlihat mengali material tanah urug, informasi dari warga sekitar juga menuturkan, tanah yang digali adalah milik Yayasan budi luhur yang ada di Surabaya.

Papan reklame dilokasi, tepat di samping jalan arah masuk Desa Kalikatir, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Juga tertulis komoditas barang andesit, tetapi terlihat dengan jelas oleh media ini muatan truk disaat keluar dari lokasi telah mengangkut tanah urug.

Perlu disampaikan, media ini beberapa minggu yang lalu mengabarkan pengusaha Galian C yang jadi sorotan LSM juga tokoh warga sekitar disinyalir pelaku yang sama. dengan judul, Galian C Diduga mengambil batu dari sungai yang ada di Dusun Pandansari. Hingga saat ini tim majanews.com sulit untuk konfirmasi kepada pemilik Galian C disinyalir kuat ilegal tersebut, hingga berita ini ditulis.(ben/tim)

Investigasi majanews.com