Kasiadi, Korbin Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto Diduga Sunat Dana Bantuan TPQ

Formulir Yang Beredar Di Semua Ketua TPQ Sekabupaten Mojokerto, Jatim. Tertulis Menjuk Pembelian Alat-alat Pencegahan Covid-19 di Salah Satu CV.

MOJOKERTO (majanews.com) – Kabar tidak sedap tentang Dugaan Pemotongan Dana Bantuan Oprasional Taman Pendidikan Alqur’an (TPQ) dari Pemerintah senilai Rp. 10 juta dikabarkan majanews.com dilakukan Ketua Kordinator Binaan (Korbin) di dua kecamatan Gondang, dan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, (Jatim). Kini Dugaan penyunatan yang sama menimpa Kasiadi, Selaku Ketua Korbin Wilayah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Informasi yang digali majanews.com menjelaskan, ketua TPQ yang ada di kecamatan Ngoro telah menyetorkan anggaran dengan mengisi biodata senilai Rp. 3.500,000 (tiga juta lima ratus ribu rupiah).

“Saya kira semua ketua TPQ sama mas, mengisi formulir pengadaan alat-alat covid-19),” ucap Ustadzah yang nama tidak mau disebut, jumat (25/12/2020).

Untuk Surat Pertanggungjawaban (SPJ), masih penjelasan Ustadzah, yang pasrah ke Ketua Korbin mengeluarkan tambahan Rp. 500.000,- (lima ratus ribu), “kalau saya kerjakan sendiri SPJ saya, jadi total uang yang saya setorkan total Rp. 3.750.000,- (tiga juta tujuh ratus lima puluh),” jelasnya.

Ada selisih Rp. 250 ribu, media ini meminta penjelasan darinya. “kalau itu tidak usah di bahas mas,” pungkasnya dengan tersenyum.

Adanya Dugaan penyunatan anggaran bantuan TPQ tersebut, media ini berusaha konfirmasi. Tetapi Kasiadi hanya menjelaskan dengan singkat.

“Mas wartawan Yg sy hormati dn semoga di rahmati Allh langkah2x, Sy hx dpt amanat utk melayani lembaga2 khuss utk bop sepenuhx sy serahkan kpd lmbaga penerimah dlm hak ini , masalah lpj dll smeuax menurt petunjuk juknis dr kemeng, swn,(red),” Tulis Ketua Korbin Wilayah Kecamatan Ngoro tersebut Via aplikasi WatshApp (WA), yang ditujukan ke tim media ini, sabtu (26/12/2020).(dak/tim)