Jabatan RN Kasie Di RSUD Kota Mojokerto Diduga Menggunakan Pelicin

RN, Saat Dikonfirmasi Dikantornya Oleh Tim Media majanews.com Kamis (9/7/2020).

MOJOKERTO (majanews.com) – Rombak mutasi Aperatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Kota Mojokerto, Jatim, tiga bulan yang lalu telah muncul pembicaraan miring di kalangan baju keki yang ada di Mojokerto.

hal miring itu, RN sebelumnya menjabat Kasie (kasubag) di Kelurahan Magersari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, dan tiba-tiba mendapatkan promosi menjadi Kasie Kepegawean di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sodiro Husodo Kota Mojokerto.

Sumber majanews.com memaparkan Dugaan metode RN menggunakan pelicin untuk mendapatkan jabatan yang sekarang ini ia emban, RN menyuruh salah satu oknum yang ia ketahui dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk melobi orang Pemerintahan. Karena Jabatan kasie di Kelurahan lebih cerah kasie di RSUD.

“Untuk memuluskan niatnya, saat itu saya tahu oknum dikasih uang sekitar 7,5 juta, dia berani keluar uang lang jabatan kasie di RSUD enak dan cerah,” jelas sumber yang wanti-wanti namanya mintak disembunyikan, kamis (9/7/2020).

Sumber tersebut juga mengetahui disaat uang diterima oleh oknum LSM, “Saat mengambil uang dirumahnya RN,” bukanya sambil meberikan alamat RN kepada Tim media ini.

Masih Sumber ini, Untuk metode RN menyuruh orang luar instansi Pemerintahan biar tidak tercium lembaga hukum, agar cita-cita RN untuk mendapatkan promosi berjalan dengan mulus, disayangkan kelanjutan dugaan tambahan uang pelicin RN ďirinya tidak mau membongkar, “Untuk uang pelicin awal ya segitu tadi, 7,5 juta, kelanjutannya ya tidak usah saya sebutkan mas,” paparnya.

“Itu tidak benar mas, saya mendapatkan jabatan ini tidak pernah menyuruh orang melobi,” sanggah RN saat dikonfirmasi tim majanews.com dikantornya, kamis (9/7/2020).

RN juga memaparkan, jabatan sekarang ini memang promosi, tapi tetap jadi kasie, “Saya di kelurahan magersari itu juga kasie, disini juga kasie,” katanya.

Ironisnya, ketakutan RN saat dikonfirmasi tim media ini terlihat dengan jelas, ia ambil nafas panjang terlihat dari gestur tubuhnya, “Saya takut semua mas, kok ada pertanyaan kayak gini, la tidak pernah hadapan sama wartawan saya,” cetus dia.

RN menambahkan, untuk jabatan yang sekarang dia peroleh dengan baik-baik, tidak pernah berhubungan dengan namanya LSM, “saya dapat jabatan ini mungkin sudah waktunya mas, tidak pernah aneh-aneh saya,” imbunya./bersambung.(dak/tim)