Kota Mojokerto Kembali Raih Predikat Laporan Hasil Keuangan WTP

Foto: IG @humaskotamojokerto

MOJOKERTO (majanews.com) – Pemerintah Kota Mojokerto untuk tahun 2020 kembali mempertahankan perolehan predikat laporan hasil keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk keenam kalinya pada tahun ini.

Dalam Momen besar ini, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang menerima hasil laporan pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2019 dari Kantor Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Timur, Senin (15/6/2020).

Penyerahan predikat tersebut, diberikan langsung oleh Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan Jawa Timur, Joko Agus Setyono kepada Wali Kota Mojokerto, dengan disaksikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Mojokerto Sunarto, Sekretaris Daerah Kota Harlistyati, Inspektur Muhamad Sugeng dan Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPPKA) Etty Novia Sitorus.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari Saat Memberikan Sambutan di depan BPK provinsi Jawa Timur.

Pada kesempatan ini, Ning Ita, sapaan akrab wali kota, menyampaikan terima kasih serta apresiasi kepada perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur atas kerja keras dan ketelitiannya dalam melakukan audit terhadap laporan keuangan Pemerintah Kota Mojokerto.

“Terima Kasih kepada BPK untuk mempercayakan predikat WTP kepada Pemerintah Kota Mojokerto ke enam kali, ini hasil kerja keras seluruh OPD sehingga hasil kerja terbaik kita membuahkan hasil yang terbaik,” kata Wali Kota perempuan pertama kali di Kota Mojokerto dalam sambutannya.

Kepala Perwakilan BPK Jawa Timur Joko Agus Setyono (tengah), Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (kanan), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Mojokerto Sunarto (kiri)

Meski bekerja dalam suasana dan mekanisme kerja yang berbeda karena harus menyesuaikan dengan kondisi Covid-19, audit secara online yang dilakukan saat awal pandemi merupakan suatu keniscayaan dalam menyesuaikan new normal.

“Mudah-mudahan raihan opini WTP ini dapat semakin mendorong dan memotivasi jajaran Pemerintah Kota Mojokerto untuk terus memperbaiki pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), termasuk dalam penggunaan APBD untuk penanganan covi-19,” kata Wali Kota Mojokerto.(dak/adv)