Problema Galian C Desa Sawo, Begini Komentar Kades

Nur Kholis Kades Sawo : “Rapat Itu Bukan Musyawarah Persetujuan Warga Terhadap Galian C, Melainkan Rapat Musyawarah Permintaan Kompensasi ke Pengusaha,”

Nur Kholis (Berkaos Sleret) Kades Sawo Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto, saat memberikan klarifikasi ke Majanews.com, Selasa (31/3/2020).

MOJOKERTO (Majanews.com) – Permasalahan warga Dusun Sawoan, Desa Sawo Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto, terkait antara setuju atau tidak, dengan adanya rencana kegiatan Galian C oleh salah satu pengusaha dari Jatirejo, Kabupaten Mojokerto mendapat perhatian serius dari Nur Kholis, Kepala Desa (Kades) setempat.

Menurut Nur Kholis, rapat yang digelar di Balai Desa Sawo Kecamatan Kutorejo pada Hari Minggu, tertanggal 8 Maret 2020, Pukul 20.00 tersebut bukan rapat persetujuan adanya rencana kegiatan Galian C di Dusun Sawoan. “Melainkan rapat yang membahas permintaan kompensasi berapa besarnya nominal, yang akan diajukan ke pengusaha galian,” ungkap Nur Kholis, saat dikonfirmasi Majanews.com di Pendopo Balai Desa Sawo, Selasa (31/3/2020).

Masih Kades, terkait adanya rencana kegiatan Galian C di Dusun Sawoan, kita kembalikan ke warga dusun. “Dan sampai saat ini, belum ada laporan ke desa terkait pernyataan warga, antara setuju dan tidaknya adanya kegiatan Galian C,” jelas Kades.

Disinggung, kalau warga Dusun Sawoan yang setuju dengan kegiatan Galian C sudah mencapai 85%. Nur Kholis mengaku belum ada laporan. “Kalau bisa dibuktikan dengan Satu Kepala Keluarga (KK) Satu Tanda Tangan, bukan Satu rumah tanda tangan semua. Kalau memang sudah setuju 85%, monggo saya mengikuti,” sarannya.

Menyikapi pemberitaan Media Online Majanews.com, yang berjudul Kepala Dusun Sawoan Diduga Dalangi Penolakan Galian C, Edisi Senin, 30 Maret 2020 Menurut Kades Tidak sesuai Topik.

“Pemberitaan ini menyimpang dengan tujuan utama forum, agar tidak menimbulkan sesuatu yang tidak kita inginkan, mohon dengan hormat agar diralat atau dicabut demi kebaikan bersama, terima kasih,” pinta Kades ke Majanews.com melalui aplikasi WhatsApp (WA), Selasa (31/3/2020).

Menanggapi klarifikasi Kades Sawo yang menyatakan, Rapat itu bukan musyawarah persetujuan adanya rencana kegiatan Galian C, melainkan rapat yang membahas permintaan besarnya kompensasi ke pengusaha. Suhadak, Ketua LSM GAKK (Garda Anti Korupsi dan Ketidakadilan) Mojokerto, angkat bicara.

Menurutnya, klarifikasi Kades tersebut, melenceng dari topik atau klausul dalam berita acara dalam rapat. “Di situ jelas tertulis Surat Perjanjian Kerjasama Desa Sawo Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto, yang isinya ada beberapa poin dan sudah ditandatangani oleh Kades dan Perangkat Desa beserta Lembaga Desa yang ada di Desa Sawo,” tegas Suhadak.

Kalau kades menyatakan seperti itu, akan menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat. “Ada apa dengan Pak Kades Sawo, jangan-jangan sudah masuk angin,” pungkas mantan wartawan ini dengan heran. (Ryan)

》Share Disini