Kepala Dusun Sawoan Kutorejo Terancam Berurusan Hukum

Suhadak, Ketua LSM Garda Anti Korupsi Dan Ketidakadilan (GAKK) Saat Menunggu Kasi Intel Kejaksaan Kabupaten Mojokerto, Jumat (27/3/2020).

MOJOKERTO (Majanews.com) – Sholeh, Kepala Dusun (Kadus) Sawoan, Desa Sawo Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto, terancam berurusan dengan penegak hukum.

Kapala Dusun Sawoan dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, terkait bantuan alat pertanian (Hand Traktor, Diesel dan Pompa Air, red) dari salah satu partai politik yang diduga dipakai sendiri oleh Kepala Dusun.

Munculnya persoalan itu, lantaran kurang lebih 8 tahun, Kepala Dusun Sawoan diduga tidak pernah mengadakan rapat dusun yang melibatkan warga, RT maupun RW. “Ditambah lagi dengan persoalan pengelolaan tanah kas dusun yang disinyalir tidak transparan,” ungkap Suhadak, Ketua LSM GAKK kepada Majanews.com usai melaporkan persoalan tersebut, ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Jum’at (27/3/2020).

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sejumlah warga yang mengatasnamakan warga Dusun Sawoan, Desa Sawo Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto, melaporkan dan mengadu ke LSM GAKK (Garda Anti Korupsi dan Ketidakadilan) Mojokerto, terkait kinerja sang Kepala Dusun yang diduga tidak transparan dalam pengelolaan tanah kas dusun dan bantuan alat pertanian dari salah satu partai politik. (ryan)