Walikota Mojokerto Paparkan Konten Mojotirto Festival 2020

Mojotirto Festival Digelar Selama Dua Hari, 21 dan 22 Maret.

Wali Kota Ika Puspitasari Saat Memberikan Paparan Mojotirto Festival Didepan Puluhan Jurnalis, Dan Didampingi OPD Kota Mojokerto

Mojokerto (majanews.com) – Walikota Mojokerto Ika Puspitasari kembali undang Kuli Tinta berbagai Media, hal itu dikemas dalam Press Conference berlangsung di Rumah Rakyat, jalan Haya Muruk, Kamis (12/3/2020) siang.

Momen besar ini digelar untuk memaparkan agenda Mojotirto Festival 2020, Konten tersebut harus menjadi panggung besar seni dan budaya.

Mojotirto yang bakal dihelat Pemkot Mojokerto selama dua hari, 21 dan 22 Maret 2020 mendatang. Nuansa Mojopahit menjadi tema sentra festival yang melibatkan ribuan anak dan remaja milenial serta orang dewasa ini.

Momen besar di Kota Mojokerto ini akan ditampilkan pada event menyambut Hari Air Sedunia yang dipusatkan di bentaran Kali Ngotok, dibawah Jembatan Rejoto, Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur.

Dibentaran Kali Kotok yang eksotis dan diplot menjadi salah satu ikon wisata ini, festival seni dan budaya yang dikemas secara kolosal itu dipastikan akan lebih meriah dari event serupa tahun sebelumnya.

Konten Mojotirto Festival 2020 sangat beragam. Kirab budaya dari atas ke bawah jembatan Rejoto dengan 1.087 orang peserta menjadi prosesi awal menuju pembukaan secara resmi festival oleh Walikota, ditandai dengan pemukulan kentongan, beriringan dengan pemutaran mainan kitiran oleh seluruh peserta plus aksi paralayang di udara.

Neng Ita Sapaan Akrab Wali Kota Mojokerto, Saat Menjelaskan Konten Mojotirto Festival 2020

“Prosesi berikutnya, yakni Tari Bedoyo Air diikuti dengan penyerahan air dari 7 sumber mata air kepada 7 lurah yang kemudian diserahkan kepada 7 unsur Forkompimda untuk dilarung di Kali Kotok. Disusul kemudian tabur benih ikan, penanaman pohon, peresmian pengoperasian bus bandara dengan prosesi penyiraman air kendi,” papar Walikota perempuan pertama kali dikota ini.

Dilibatkannya, prosesi penyerahan popok kain kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto dan penyuluhan dari Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

Tarian medley oleh 260 pelajar SD dan SMP serta atraksi eksibisi perahu dan speed boat di sepanjang Kali Kotok menjadi suguhan yang tak kalah menariknya di hari pertama festival. Dan juga akan ada juga penampilan tari murid PAUD dan TK serta aneka lomba dan atraksi pramuka.

Walikota juga diagendakan akan meninjau aneka dolanan anak, stand pameran kuliner dan IKM diatas jembatan Rejoto serta peninjauan lokasi perkemahan Sabtu dan Minggu yang diikui 600 anggota Pramuka pelajar SMA dan SMK.

Selain itu, pengunjung akan disuguhi penampilan musik jazz pemuda, musik angklung dan kulintang modern. Bukan hanya itu, suguhan Campur sari dan kesenian tradisional Ludruk juga dipanggungkan.

Dihari kedua, akan digelar Pengajian Isro’ Mi’roj dan peresmian Masjid Agung Al Fattah.

Berawal dari festival yang mulai dihelat setahun silam dan kini dijadikan agenda pariwisata tahunan Kota Mojokerto, Ning Ita berharap Mojotirto Festival tahun ini akan dikunjungi ribuan orang, tidak saja dari Kota Mojokerto dan daerah sekitar, namun juga dari berbagai daerah di Nusantara, juga manca negara.

“Mojotirto Festival ini event besar dan ideal sebagai branding potensi wisata,” terang Ning Ita.
Mojotirto Festival, katanya lebih lanjut, juga sebagai pertanda bahwa kita masih uri-uri budaya Mojopahit.

“Kita ini pernah menjadi bagian dari kerajaan besar Mojopahit di abad 13 wilayahnya melebihi wilayah Nusantara. Maka dengan spirit of Mojopahit, saya ajak seluruh elemen bersinergi untuk mewujudkan Mojokerto yang luar biasa,” katanya.

“Kita jadikan wilayah ini destinasi wisata yang layak dikunjungi. Kedepan warga Kota Mojokerto akan mendapatkan dampak sosial dan dampak ekonomi yang luar biasa. Semuanya bisa sejahtera,” ujarnya.

Press Conference Kamis 12 Maret 2020

Neng Ita, sapaan akrab Walikota mengaku optimis dan yakin dengan bergandengan tangan Kota Mojokerto bisa jadi kota yang layak disandingkan dengan Kota Surabaya. “Tentunya atas dukungan seluruh masyarat serta partisipasi seluruh pihak, seperti halnya keguyuban dalam penggarapan Mojotirto Festival ini,” imbuhnya.(dak/adv)

Agenda Mojotirto Festival Sabtu 21 Maret 2020.
Agenda Mojotirto Festival Minggu 22 Maret 2020
》Share Disini