Aset Pemkot Mojokerto Diduga Lenyap

Aset Pemkot Mojokerto yang Diduga Lenyap, Diklaim Oleh Orang Bahwa Lahan Itu Milik Pribibadinya Dan Dipagar Besi. (Foto diambil Bulan 02 Februari 2020).

Mojokerto (majanews.com) – Kabar tidak sedap tiba-tiba muncul dikalangan masyarakat Kota Mojokerto, hal ini mencuatnya tentang Dugaan lenyapnya aset milik Pemkot yang mana merupakan fasilitas umum (fasum) yang ada dijalan Empu Supo Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Hal Dugaan lenyapnya aset itu bukan dicuri atau ditelan bumi dengan perubahan ekosistem, namun lahan fasum (lapangan futsal) yang dibuat kegiatan warga sekitar tersebut dipagar besi oleh orang yang mengklaim bahwa tanah lahan kosong (fasum) itu adalah milik pribadinya.

Akhmad Solikhin Aktifis Forum Mojokerto Bangkit menuturkan, lahan fasum itu memang sebelumnya milik Pemkot.

“saya juga kaget itu lahan kan milik Pemerintah daerah, tapi kok dipagar oleh orang yang mengaku lahan tersebut milik pribadinya,” jelasnya kepada awak media majanews.com.

Masih Solikhin, lahan yang merupakan lapangan futsal serta lahan kosong tepat titik lokasi dijalan Empu Supo Kelurahaan Kedundung tersebut dibangun oleh anggaran APBD lewat kecamatan pada tahun 2013 yang lalu, pengurukan serta pembangunan lapangan futsal.

“Pembangunan lahan itu yang saya tau tidak salah dibangun tahun 2013, pengurukan serta pembangunannya,” katanya.

Adanya hal itu, Redaksi majanews berusaha konfirmasi via surat ke Badan Pendapatan Pengelolaan dan Aset (BPPKA) “Met siang pak Suhada Sesuai kebijakan Pemerintah Kota Mojokerto, mengenai surat tsb, nanti akan dijawab oleh Bag. Humas. Terima kasih (red), ” tulis Kepala BPPKA lewat pesan aplikasi WhattsApp Senin 9 Maret 2020 pukul 13:00 WIB.

Diteruskan oleh Redaksi apa yang menjadi hak jawab tentang aset itu, “Boss insaallah bsk pagi Kami jawab per surat dari surat sampean ke BPPKA DAN BAG HUKUM (red),” tulis Kabag Humas via sms kepada majanews kemarin selasa 10 maret 2020 pukul 12:35 WIB.

Hingga berita ini ditulis, Tim Redaksi majanews.com belum mendapatkan kelarifikasi yang jelas dari Kabag Humas. via sms saluler pribadi Kabag Humas tim Redaksi hari ini rabu 11 Maret 2020 pukul 13:30 WIB, juga belum mendapatkan balasan.(dak/tim)

》Share Disini