Pengelolaan Stan Kios Pasar Kedungmaling Akan Dilaporkan ke Ombudsman

4 Stan Kios Yang Ada di Pasar Kedungmaling Sooko, Diduga Milik Oknum Disperindag, Sejak Pasar diresmikan Stan tersebut Tidak Pernah dibuka.

MOJOKERTO, (majanews.com) – Pengelolaan stan kios pasar tradisional Kedungmaling, Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto akan dilaporkan ke Ombudsman Jawa Timur.

Laporan itu terkait adanya warga terdampak relokasi pasar yang sampai saat ini belum mendapatkan jatah stan kios sesuai rencana sebelum pelaksanaan pembangunan pasar.

Perkembangan terbaru, adanya dugaan oknum pegawai Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) yang disinyalir mengusai beberapa stan kios pasar tradisional tersebut. Seperti yang disampaikan Dulhadi, Aktivis Anti Korupsi dan Peduli Lingkungan Mojokerto.

Menurut Dulhadi, pihaknya akan menindaklanjuti persoalan tersebut, dengan mengirim surat konfirmasi ke Ombudsman Jawa Timur, bahwa pengelolaan pasar tradisional Kedungmaling tersebut masih menimbulkan keresahan di masyarakat, terutama warga terdampak relokasi pasar. “Di samping itu, juga untuk mengetahui benar tidaknya, ada oknum pegawai Disperindag yang punya stan kios pasar,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan Dulhadi, laporan itu sebagai tindak lanjut, dari informasi yang diperoleh Tim Majanews.com bahwa ada beberapa oknum Disperindag yang diduga mempunyai stan kios pasar tradisional Kedungmaling.

Edi Prabowo, Kepala Desa Kedungmaling Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto

Terpisah Edi Prabowo, Kepala Desa Kedungmaling Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto mengaku, persoalan 4 stan kios pasar Kedungmaling tersebut, tidak tau menau. “Saya kedepankan praduga tak bersalah, saya pikir itu ada mekanisme tersendiri, dan yang pasti itu bukan urusan saya,” jelas Edi saat dikonfirmasi Majanews.com melalui Telepon selulernya, Minggu (1/3/2020) siang.

Masih Kades, terkait warga terdampak relokasi pasar, sudah dibahas dalam rapat dengan dinas terkait tanggal 27/1/2020 di Balai Desa Kedungmaling dan hasilnya, akan disampaikan ke Bupati melalui Sekda,” pungkas Kades.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, oknum pegawai Disperindag diduga menguasai 4 stan kios pasar tradisional Kedungmaling. Padahal di sisi lain, masih ada beberapa warga terdampak relokasi pasar, masih belum mendapatkan jatah stan kios pasar.
(ryan)

》Share Disini