Oknum Pelatih Bola Voli Diduga Komersilkan Lapangan dan Larang Warga Lingkungan

Samsul (Berkaos Singlet) didampingi Sutikno Yang Juga Pelatih saat memberikan keterangan Kepada Perwakilan Tim Majanews.

MOJOKERTO (Majanews.com) – Warga Lingkungan Randegan, Kelurahan Kedundung Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto beberapa pekan terakhir ini mengaku bingung dan resah

Pasalnya, salah satu oknum Pelatih Bola Voli Remaja Sport Club (B.VOR.SC) diduga mengomersilkan dan melarang warga sekitar untuk menggunakan lapangan untuk latihan.

Tim Majanews mendapatkan laporan dan pengaduan masyarakat yang mengaku sebagai warga lingkungan Randegan Kelurahan Kedundung.

Dalam pengaduannya, warga lingkungan mengaku tidak diperbolehkan menggunakan lapangan untuk latihan. Dan sepertinya, lapangan bola voli tersebut diduga dikomersilkan.

Lapangan Bola Voli yang diduga dikomersilkan Oleh Samsul.

Samsul, oknum pelatih yang diduga mengkomersilkan lapangan dan melarang warga lingkungan menggunakan lapangan menjelaskan, informasi yang masuk ke njenengan (Media, red) itu salah.

“Kalau iuran murid sebesar Rp 50 ribu tiap bulan, memang ada. Dan itupun untuk pembinaan murid, intinya dari murid untuk murid,” jelas Samsul saat dikonfirmasi Tim Majanews di rumahnya, Senen (20/1/2020).

“Sedangkan larangan warga untuk bermain atau menggunakan lapangan, sama sekali tidak benar. Pihak pengurus sudah memberikan jadwal penggunaan lapangan, yakni hari Senen, Rabo dan Jum’at untuk pembinaan. Sedangkan untuk warga lingkungan, hari Selasa, Kamis dan Sabtu sore,” tambahnya.

Sementara itu Sutikno, yang juga salah satu pelatih menyampaikan, “Adapun dana yang berasal dari murid, semua digunakan untuk pembinaan murid itu sendiri,” ujarnya. (Tim / tel)

》Share Disini