Metode Dugaan Suap Adhim Sedia Uang Ratusan Juta

Dugaan Orang Suruhan Adhim Saat Tertangkap Kamera Inisial TB. Foto diatas Potongan Video Saat Membagikan Uang.

Jombang, majanews.com – Untuk mendapatkan suara terbanyak dalam pemilihan langsung Kepala Desa di Desa Podoroto Kecamatan Samben, Kabupaten Jombang, Adhim calon nomer urut 3 mempunyai konsep dengan menyiapkan modal uang hingga Ratusan Juta. Hal ini dituturkan pakar politik Deswantoro kepada awak media senin (11/11/2019) pagi.

Berdasarkan informasi Masyarakat, Awak Media membeberkan trik Adhim tentang Dugaan menyuap warga, dan juga antar jemput masal saat pencoblosan Pilkades berlangsung. Metode itu dilakukan supaya suara unggul dari lawan, dan misi kemenangan pemilihan Kepala Desa berhasil dengan mulus. Pakar Politik asal Mojokerto ini menyayangkan cara Adhim nomer urut 3 melakukan hal itu.

“Untuk menyuap warga dalam pemilihan pemimpin Desa seharusnya itu tidak dilakukan, dikuwatirkan apabila terpilih akan mencari keuntungan pribadi dan merugikan masyarakat juga,” jelas Deswantoro.

Deswantoro juga tidak heran adanya money politik didalam program pemilihan pemimpin Desa. Apabila hal itu tidak dilakukan akan kalah dengan lawan yang mempunyai perestasi apik di Desa tersebut.

“Memang kalau tidak membuat konsep Amplop seperti itu, atau trik lainnya pasti tidak bakalan dapat suara lebih, saya lihat incumbent cukup bagus prestasinya di Desa Podoroto. Dia sudah 2 kali jadi Kades,” jelas Deswantoro saat ditemui di Kantor konsultan Politik Jalan Brawijaya No 82 Kota Mojokerto.

Masih Deswantoro, Adhim orang kampung biasa. Untuk meraup suara lebih banyak memang Adhim harus bermodal uang ratusan juta, “kalau nomer urut 3 tidak bermodal uang ratusan juta pasti suara tidak dapat 2 ribu lebih, diakan sebelumnya Warga biasa. Bukan dari orang organisasi atau parpol,” imbuhnya.

Konfirmasi sebelumnya, Adhim tidak tau menahu soal politik seperti yang dipertanyakan awak media ini, Dia juga berdalih adanya dugaan suap yang tertangkap kamera warga sebelum pencoblosan, yang mana orang suruhan itu membawa nama nomer urut 3. “saya ini tidak ngerti politik mas, saya orang selep (tani) tidak ada konsep-konsep tim sukses, ya yang bantu saya itu Pak Ismail. Hanya orang itu saja,” kata Calon Kepala Desa nomer 3 tersebut.

Perlu disampaikan. Adhim sebelumnya diberitakan oleh majanews.com atas pengaduan masyarakat dengan Dugaan bermain suap dalam Pemilihan Pilkades Di Desa Podoroto Kecamatan Samben, Kabupaten Jombang. Yang digelar serentak oleh Pemerintah Daerah Senin 4 November 2019.(tim/dak)

》Share Disini