MOJOKERTO, Majanews.com – Suhadi Kepala Desa (Kades) Trawas Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, mengakui siap melanjutkan program pembangunan pada periode datang.

Pemerataan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tiga dusun, yakni Dusun Trawas, Jara’an dan Kemloko membuktikan, bahwa kinerja Suhadi dalam menjalankan roda pemerintahan desa dinilai cukup berhasil.

Meski jabatannya tinggal menghitung bulan, namun semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas.
Baginya, pengabdian dan keikhlasan serta pelayanan maksimal menjadi tujuan utama dalam menjalankan tugasnya sebagai Kades.

Bersama Pemerintah Desa (Pemdes), pemerataan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang sudah dilakukan selama menjabat adalah, Pembangunan Tembok Penahanan Tanah (TPT), Peningkatan semua Jalan Lingkungan, Pembangunan, Pelebaran Jalan beserta Tembok Penahanan Tanah nya dan masih banyak lagi pembangunan yang sudah dinikmati masyarakat.

Ditemui disela kesibukannya, Suhadi mengaku siap melanjutkan program pembangunan pada periode yang akan datang. “Ini sebagai bentuk pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat, “ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan kades, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Perangkat Desa serta elemen masyarakat, seperti Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), PKK, Karang Taruna (Kartar), RT, RW, Tokoh Masyarakat (Tokmas) dan Tokoh Agama.

Senada juga dikatakan salah satu perangkat desa, Keterbukaan Informasi Publik terkait pengelolaan keuangan desa, seperti Anggaran Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD) dan semua bantuan keuangan, baik dari Pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun Pusat, selalu dilakukan dengan musyawarah yang dikemas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Dusun (Musrenbangdus).

“Dari Musrenbangdus kemudian dibawa ke Musyawarah Rencana Pembangunan Desa( Musrenbangdes). Sehingga apa yang dilakukan oleh Kepala Desa bersama jajarannya merupakan hasil musyawarah bersama masyarakat, “jelasnya.

Terpisah, salah satu tokoh masyarakat juga menyatakan,
Warga Desa Trawas masih menghendaki kades untuk mencalonkan kembali menjadi Kepala Desa pada periode mendatang.
“Estimasinya, sekitar delapan puluh persen. Warga beralasan, apa yang dilakukan oleh kades bukan janji tapi bukti, “pungkasnya. (@rt)