MOJOKERTO, Majanews.com – Pemerataan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat menjadi prioritas Hj Juma’iyah, Kepala Desa (Kades) Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto dalam menjalankan roda pemerintahan.

Bersama Pemerintah Desa (Pemdes), kades memberikan bukti nyata dalam pemerataan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Keberhasilan ini, sebagai bukti pengabdian dan pelayanan serta kepedulian ke warga masyarakat.

Saat ditemui Majanews.com disela kesibukannya, Juma’iyah mengaku siap melanjutkan pembangunan dan siap menjadikan desanya menjadi desa, maju dan mandiri.

Pemerataan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang sudah dilakukan adalah pembangunan dan peningkatan Jalan Lingkungan, Perbaikan Jembatan, Saluran irigasi dan masih banyak lagi yang sudah dinikmati oleh masyarakat.

Apa yang dilakukan Kades merupakan bukti nyata yang diberikan kepada warga masyarakat dan lingkungannya.
Dan ini tidak lepas dari dukungan Perangkat Desa serta elemen masyarakat, seperti Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), PKK, Karang Taruna (Kartar), RT, RW, Tokoh Masyarakat (Tokmas) dan Tokoh Agama.

Seperti yang dikatakan Tarmuji, Kasie Pelayanan dan Kesejahteraan. Menurutnya, keterbukaan informasi publik, terkait pengelolaan keuangan desa, seperti Anggaran Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD) dan semua bantuan keuangan, baik dari Pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun Pusat, selalu dilakukan dengan musyawarah yang dikemas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Dusun (Musrenbangdus) yang kemudian dibawa ke Musyawarah Rencana Pembangunan Desa( Musrenbangdes).

“Sehingga apa yang dilakukan oleh Kades Penanggungan bersama jajarannya merupakan hasil musyawarah bersama masyarakat, “ungkap Tarmuji yang juga menjabat PLT Sekdes.

Diperkirakan, hampir Delapan Puluh Lima persen, masyarakat Desa Penanggungan yang terdiri dari Empat Dusun yaitu, Dusun Penanggungan, Sendang, Kemendung dan Ngembes tersebut, masih menghendaki Juma’iyah, untuk melanjutkan dan memimpin kembali menjadi Kepala Desa pada periode mendatang. Warga masyarakat beralasan, apa yang dilakukan oleh Kades bukan janji tapi bukti. (@rt)