Sidoarjo (majanews.com) – Ratusan anggota Barisan Kader Gus Dur (Barisan Gus Dur) menggelar acara istighotsah dan tasyakuran di Wedoro Kecamatan Waru, Minggu (39/9/2018).

Dalam rilis portal berita jatim, Istighotsah atau doa bersama itu ditujukan untuk mendoakan korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah dan juga korban musibah kebakaran beberapa hari lalu di desa setempat.

Selain melakukan doa bersama, Barikade Gus Dur juga mensyukuri kembalinya Zannuba Arifah Chafsoh (Yenny Wahid) ke panggung politik untuk meneruskan perjuangan Gus Dur.

“Doa bersama kami gelar untuk mendoakan ratusan korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Termasuk juga doa untuk para korban 8 rumah yang terbakar beberapa hari lalu di Wedoro. Semoga semuanya diberikan kesabaran dan segera mendapatkan gantinya,” kata Ketua Barikade Gus Dur H. Ahmad Arrizal.

Doa bersama ini, tambahnya, digelar juga untuk mensyukuri kembalinya Neng Yenny Wahid kembali ke politik untuk meneruskan perjuangan Gus Dur. “Saya yakin kembalinya Neng Yenny ke politik dan sikap politik untuk mendukung pasangan Jokowi – Kyai Ma’ruf demi untuk kemaslahatan ummat,” imbuh dia.

Kenapa mendukung dan mengikuti sikap politik Yenny Wahid, Ahmad menjelaskan, Jokowi selama memimpin Indonesia, nilai-nilai perjuangannya seperti Gus Dur. “Perjuangan Jokowi di dukung dengan pasangan Cawapres Kyai Ma’ruf semakin klop. Pasti dalam memimpin akan mengutamakan untuk kemaslahatan ummat,” terangnya menutup.

Dalam kegiatan istighotsah dan tasyakuran ini juga dihadiri oleh para kyai dari Forum Kyai Kampung Nusantara (FKKNU). Tampak di panggung Ketua FKKNU KH Abdul Tawwab dan para kyai lainnya. (dak)