PT Limantara Chandra Diduga Ogah Bayar BPJS Karyawan

Print / PDF

Mojokerto, Majanews.com- Persoalan antara karyawan dan Pabrik (Tempat kerja, red) sering kali terjadi. Baik itu permasalahan Upah Minimum Regional (UMR), Cuti, Tunjangan dan persoalan yang menyangkut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) baik BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan.

Seperti yang terjadi di PT. Limantara Chandra yang beralamat di Desa Padangasri, Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto. Ada dugaan Pabrik yang bergerak dibidang pengelolaan pemecah batu tersebut, disinyalir tidak mau atau ogah membayar iuran BPJS yang menjadi hak karyawan. Demikian yang dikatakan Suhadak, Koordinator LSM GAKK ( Garda Anti Korupsi dan Ketidakadilan) Mojokerto.

Menurut Suhadak, pihaknya mendapat laporan dan pengaduan dari warga Desa Dinoyo yang mengaku mantan karyawan PT. Limantara Chandra, terkait permasalahan BPJS Ketenagakerjaan PT. Limantara Chandra. “Informasinya, pihak manajemen PT Limantara Chandra diduga tidak mau atau ogah membayar iuran karyawan ke kantor BPJS,” ungkap Suhadak.

Suhadak, Koordinator LSM GAKK ( Garda Anti Korupsi dan Ketidakadilan) Mojokerto.

Akibatnya, lebih lanjut Suhadak mengatakan, karyawan yang akan mengklaim atau mencairkan dana tersebut ditolak oleh pihak manajemen BPJS.

Hingga berita ini diturunkan, H. Syahrul Tahir, SE, Personalia PT. Limantara Chandra belum berhasil dikonfirmasi Majanews.com. Kata salah satu security, yang bersangkutan sedang pulang ke Malang.

Dihubungi melalui Telepon seluler dan WhatsApp (WA) nya, belum ada respon. Bagaimana tanggapan pihak manajemen PT. Limantara Chandra, terkait persoalan BPJS Ketenagakerjaan. Ikuti berita Majanews.com selanjutnya.(tel/art)

Print / PDF

Mungkin Anda juga menyukai