Mayoritas Warga dan Tokoh Masyarakat Seloliman Tetap Inginkan Rais Pimpin Desa

Print / PDF

Rais Kepala Desa Seloliman, Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto, Majanews.com – Mayoritas Warga Dusun Balaikambang, Biting, Sempur dan Janjing, dan Tokoh Masyarakat Desa Seloliman, Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto, masih menginginkan Rais, untuk kembali melanjutkan memimpin desa pada periode mendatang.

Warga masyarakat dan tokoh masyarakat menilai, dalam menjalankan roda pemerintahan desa, Rais dinilai berhasil. Alasan itulah yang menjadikan dasar warga untuk meminta Rais agar kembali memimpin desa pada periode berikutnya.

Rais Kepala Desa Seloliman, Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto bersama Istri

Apa yang dilakukan Rais yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Desa Seloliman bersama Pemdes merupakan bukti nyata yang diberikan kepada masyarakat. Salah satunya adalah pemerataan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Keinginan warga desa tersebut bukan tanpa alasan. Kepedulian dan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, menjadi pertimbangan sendiri bagi warga untuk kembali memilih suami dari Darwati pada periode yang kedua nanti.

“Estimasinya, hampir Delapan Puluh Persen, warga Desa Seloliman masih menghendaki Rais, untuk melanjutkan kembali memimpin desa pada periode mendatang,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.

Kepala Desa Rais bersama keluarga Tercinta

Lebih lanjut dikatakan tokoh masyarakat, apa yang dilakukan kades bersama Pemdes tidak lepas dari dukungan perangkat desa serta elemen masyarakat, seperti Perangkat Desa, Kepala Dusun, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), PKK, Karang Taruna (Kartar), RT, RW, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.

Pemerataan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang sudah dinikmati masyarakat adalah, pembangunan dan peningkatan jalan lingkungan, peningkatan jalan poros dengan rabat beton, Jalan Usaha Tani, Tembok Penahan Tanah, Pembangunan Balai Desa dan masih banyak lagi yang sudah dinikmati masyarakat. “Keterbukaan Informasi Publik, terkait pengelolaan keuangan desa, seperti Anggaran Dana Desa, Dana Desa dan semua bantuan keuangan, baik dari Pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun Pusat, selalu dilakukan dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa,” tambahnya.

Dikonfirmasi terkait keinginan warga desa, Rais mengaku siap.
“Kalau memang masyarakat masih menghendaki saya untuk melanjutkan program pembangunan pada periode mendatang, Insya Allah saya siap, karena ini merupakan amanah yang harus saya pertanggung jawabkan dan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” tegas ayah dari Siski Ambarwati Rais saat dikonfirmasi Majanews.com di ruang kerjanya.(arie)

Print / PDF

Mungkin Anda juga menyukai