Kasek SDN Kedungudi Disinyalir Lindungi Oknum Guru Yang Diduga Lakukan Intimidasi Murid

Print / PDF

Mojokerto (Majanews.com) – Oknum Kepala Sekolah (Kasek) SDN Kedungudi, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, akhir-akhir ini ramai menjadi pembicaraan warga masyarakat dan guru se- Kecamatan Trawas, bahkan mungkin se-Kabupaten Mojokerto.

Pasalnya, oknum Kasek tersebut disinyalir melindungi salah satu oknum guru yang diduga melakukan intimidasi terhadap murid yang masih kelas empat. Seperti yang dikatakan Hadi, aktivis pendidikan dan ketidakadilan Mojokerto.

Menurut Hadi, pihaknya mendapat pengaduan dari beberapa warga  dan guru yang mengaku berasal dari Trawas, terkait adanya dugaan intimidasi terhadap salah satu siswa Sekolah Dasar.

“Informasinya, oknum guru tersebut diduga mengintimidasi murid terkait uang saku yang diberikan oleh ibu kandungnya. Dan anehnya, Kepala Sekolahnya terkesan melindungi, “ungkap Hadi.

Ditambahkan, pihaknya akan membentuk tim investigasi untuk mencari dan mengumpulkan informasi ke wali murid dan masyarakat guna mendukung laporan ke dinas pendidikan.

Lebih lanjut Hadi mengatakan, permasalahan intimidasi ini akan saya laporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, kalau perlu ke penegak hukum. “Agar oknum-oknum guru yang terbukti melakukan intimidasi mendapatkan sanksi dan tidak mengulangi perbuatannya, ” tandasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, oknum guru bernama Lilik yang bertugas mengajar di SDN Kedungudi diduga melakukan intimidasi terhadap murid kelas empat. Akibat dari intimidasi tersebut, siswa tersebut terpaksa dipindahkan ke sekolah lain oleh orang tuanya.

“Di SDN Kedungudi tidak ada yang namanya intimidasi  terhadap murid, apalagi dilakukan seorang guru, “Jelas Yamti, Kepala Sekolah SDN Kedungudi Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto saat dikonfirmasi Tim Majanews.com dikantornya.

Terpisah, Budi (34) warga Desa Kedungudi, sekaligus wali murid yang menjadi korban dugaan intimidasi mengaku, terpaksa memindahkan anaknya ke sekolah lain dari pada terus mendapat tekanan.  “Permasalahan ini benar-benar menyakiti dan menyinggung keluarga saya, “ungkapnya.(Miftah).

Print / PDF

Mungkin Anda juga menyukai