7 Hari Ibu Sutinah Asal Desa Kalikatir Gondang Mojokerto, Kedatangan Pimpinan Pon Pes Dari Bangsal Beserta Puluhan Santrinya

Print / PDF

Mojokerto – Yang membuat viral warganet minggu kemarin Didesa Kalikatir, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, tepat 7 Hari Ibu Sutinah (67) membuat warga sekitar terharu. Hal ini ada puluhan orang dari daerah lain ikut serta baca Doa dikediaman Almarhumah sabtu (17/03/2018) malam. Kedatangan rombongan itu juga berseragam hitam dengan logo “Romantis”, langsung disambut baik oleh keluarga Almarhumah, obralan kecil dengan pihak keluarga ternyata Rombongan tersebut dari Pondok Pesantren Rotibul Hadad dari Desa Kedung Uneg, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

“Kami juga kaget kedatangan tamu begitu banyak, karena kami tidak ada undangan khusus sebelumnya” jelas Roji salah satu anak Almarhumah.
Masih menurut Roji, kedatangan beliau adalah untuk partisapasi prihatin kepada keluarga, karena adanya kejadian yang memprihatinkan kemarin itu. “Beliau datang memang tidak ada undangan khusus hanya saja ingin datang membawakan doa kepada Almarhumah, bentuk rasa kemanusiaan” ungkap Riji.
Roji juga menjelaskan, berlangsungnya acara dipimpin langsung oleh Pengasuh Ponpes Rotibul Hadad Dari bangsal itu, “acara doa di pimpin oleh Gus Sholikin beliau selaku pengurus Pondok” ungkapnya.
Lanjut Roji, istigosah juga bacaan Manakip dan juga sholwat begitu lantang dibacakan para santri tersebut, lebih dari 2 jam selesinya acara. Dilanjutkan obrolan kecil tentang sejarah munculnya pagar tembok yang melintang di jalan depan rumah Almarhumah.
Seperti diberitakan sebelumnya, menjadi viral pembrangkatan jenazah Ibu Sutinah meloncat pagar kurang lebih 3 Meter. Sehingga para peziarah sangat kesulitan mengakat keranda jenazah untuk mencapai jalan ke makam. Dan hal itu jadi topik di semua media di Indonesia, hingga terdengar sabang samapai marauke.(dak)
Print / PDF

Mungkin Anda juga menyukai